Wijaya Karya (Wika)
PT Wijaya Karya Tbk atau Wika sudah membangun jaringan operasionalnya di luar negeri, khususnya di Aljazair. Sejak 2017, perusahaan BUMN di bidang konstruksi ini sudah membangun 4.000 unit rumah bersubsidi dengan total tower apartemen yang mencapai 150 bangunan.
Manager Proyek Lodgement Wika di Aljazair, Tumbur Butarbutar mengatakan, pihaknya baru memulai mengerjakan proyek tersebut pada 2019. Proses konstruksi dilakukan di dua wilayah yang berbeda, yakni sebanyak 1.700 unit di Aljazair dan 2.250 unit di Blida, dengan total anggaran sebesar Rp187 miliar.
Untuk memperkuat ekspansi perseroan, kata Tumbur, pihaknya mengambil sejumlah proyek di beberapa negara lain, seperti Timor Leste dan Taiwan. Di Timor Leste, perusahaan pelat merah itu sudah membangun bandara pesawat bertaraf internasional. Sementara di Taiwan, Wika dipercaya menggarap jalur MRT. Jalur itu nantinya membentang sepanjang 14,3 kilometer (km) yang menghubungkan sejumlah kota besar di Taiwan.
Baca Juga: Ada Sesuatu yang Bikin Bio Farma Kepincut Vaksin Covid-19 Made in China
Telkomsel
Operator telekomunikasi Timor Leste, Telkomcel merupakan anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) terus mengembangkan bisnis dan layanan telekomunikasi di Timor Leste. Telin sendiri merupakan anak perusahaan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Yogi Bahar, CEO Telkomcel Timor Leste, mengatakan dalam melakukan ekspansi bisnis, pihaknya tidak saja mengembangkan fiber optik atau jaringan di Indonesia dan Timor Leste. Namun, juga di beberapa negara, salah satunya di Amerika Serikat.
Kita sudah menggelar hampir 250.000 km fiber optik ke seluruh dunia, mulai dari Indonesia menuju New York. Kemudian Indonesia menuju Los Angeles. Jadi kita benar-benar go global," ujar Yogi dalam diskusi virtual, Jumat lalu.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)