Daftar Insentif Listrik untuk Industri, Bayar Sesuai Jam Pemakaian Saja

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 20:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 320 2254794 daftar-insentif-listrik-untuk-industri-bayar-sesuai-jam-pemakaian-saja-F6hwrVDC5V.jpg Stimulus untuk Biaya Listrik Industri, Bisnis dan Sosial. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah memberikan insentif listrik yang ditujukan untuk meringankan beban listrik bagi pelanggan industri, bisnis dan sosial. Pemberian insentif listrik berupa relaksasi tarif minimum, untuk industri, bisnis dan sosial melalui relaksasi penerapan aturan rekening minimum (RM), yaitu pelanggan hanya membayar sejumlah jam pemakaian, dan selisihnya akan dibayarkan oleh pemerintah.

Adapun dukungan insentif listrik untuk industri, bisnis dan sosial dalam rangka meringankan beban listrik, serta untuk mendukung proses pemulihan ekonomi nasional.

Baca Juga: Jadi Beban saat Covid-19, Pengusaha Ritel Tunggu Insentif Listrik

"Sebagai BUMN, PLN siap menjalankan kebijakan pemerintah untuk memberikan stimulus berupa pembebasan rekening minimum dan biaya beban," tutur Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Bob Saril, dalam keterangannya, Kamis (30/7/2020).

Melalui stimulus tarif tenaga listrik ini, pelanggan hanya perlu membayar sesuai dengan pemakaian riil. Sementara selisih dari Rekening Minimum atau Jam Nyala Minimum terhadap rekening realisasi pemakaian serta Biaya Beban menjadi stimulus yang dibayar Pemerintah. Stimulus ini berlaku sejak rekening Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember Tahun 2020.

Baca Juga: RI Bakal Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik Terbesar

Target penerima yaitu pelanggan yang pemakaian kWh nya di bawah Energi Minimum 40 jam (Emin), dan direncanakan akan diberikan selama 6 bulan (Juli-Desember 2020). Anggaran yangdibutuhkan sebesar Rp3 triliun.

Adapun program ini diberikan bagi:

1. Pembebasan penerapan ketentuan Rekening Minimum bagi pelanggan yang pemakaian energi listrik di bawah ketentuan rekening minimum (40 jam nyala), diberlakukan bagi:

a. Pelanggan Golongan Sosial daya 1300 VA ke atas (S2/1300 VA sampai dengan S-3/> 200 kVA);

b. Pelanggan Golongan Bisnis daya 1300 VA ke atas (B1/1.300 VA sampai dengan B-3/> 200 kVA); dan

c. Pelanggan Golongan Industri daya 1300 VA ke atas (I-1/1.300 VA sampai dengan I-4/30.000 kVA keatas)

2. Pembebasan penerapan ketentuan Jam Nyala Minimum bagi pelanggan Golongan Layanan Khusus sesuai dengan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).

3. Pembebasan Biaya Beban, diberlakukan bagi:

a. Pelanggan Golongan Sosial daya 220 VA dan 900 VA (S-1/220 VA, S-2/450 VA, S-2/900 VA)

b. Pelanggan Golongan Bisnis daya 900 VA (B-1/900 VA)

c. Pelanggan Golongan Industri daya 900 VA (1-1/900 VA) (feb)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini