Masyarakat di 80 Kota Borong Beli Emas

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 03 Agustus 2020 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 320 2256015 masyarakat-di-80-kota-borong-beli-emas-aGQSpIxRx9.jpg Harga Emas (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga emas terjadi di 80 kota yang dikaji indeks harga konsumen (IHK) sepanjang Juli 2020.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan kenaikan tertinggi harga emas di Bungo, Tarakan Medan dan Padang sebesar masing-masing 9%.

"Kenaikan harga emas ini menyebabkan inflasi inti 0,16% karena emas banyak diminati," ujar Suhariyanto dalam video virtual, Senin (3/8/2020).

Baca Juga: BPS Catat Juli Terjadi Deflasi 0,10% 

Dia melanjutkan minat pembelian harga emas juga meningkat tidak di Indonesia. Di beberapa negara saat ini tengah melakukan pembelian untuk emas. Selan itu, yang menjual emas juga banyak.

"Emas juga meningkat sekali pembeliannya pada bulan Juni dan kemungkinan akan naik ini terjadi juga di seluruh dunia," jelasnya.

Baca Juga: Emas Antam Masih Dijual Rp1.028.000/Gram 

Sebagai informasi, mengawali pekan di bulan Agustus ini, harga emas PT Aneka Tambang (Antam) mencetak rekor termahal. Pada perdagangan hari ini, harga emas masih bertengger di level Rp 1.028.000 per gram.

Sementara harga buyback atau pembelian kembali emas Antam hari ini naik Rp1.000 ke level Rp 927.000 per gram. Harga Buyback merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual emas batangan tersebut.

Harga Emas Antam Tembus Rp1.022.000/Gram

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini