Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rontoknya Konsumsi Rumah Tangga hingga Minus 5,51%

Fakhri Rezy , Jurnalis-Kamis, 06 Agustus 2020 |05:04 WIB
Rontoknya Konsumsi Rumah Tangga hingga Minus 5,51%
Grafik ekonomi (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja melaporkan kondisi perekonomian Indonesia. Di mana, ekonomi Indonesia kuartal II-2020 minus 5,32% (year on year/yoy).

Menurut Ekonom Bank Permata Josua Pardede pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 tercatat terkontraksi di kisaran minus 5,32% yoy, terendah sejak kuartal II-1999, dari kuartal sebelumnya tercatat 2,97% yoy.

"Secara umum, realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II sesuai ekspektasi. Di mana konsumsi rumah tangga dan investasi juga mengalami pertumbuhan negatif. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga tercatat terkontraksi ke kisaran -5,51% yoy dari kuartal sebelumnya 2,84% yoy," ujar dia kepada Okezone.

 Rupiah

Dia menjelaskan beberapa data yang mengindikasikan konsumsi rumah tangga menunjukkan penurunan yang signifikan sepanjang kuartal II-2020 di mana laju pertumbuhan penjualan ritel pada periode April-Juni 2020 tercatat terkontraksi -14,4% yoy dibandingkan laju penjualan ritel pada kuartal II-2019 yang tercatat -1,8% yoy.

"Sementara, indeks kepercayaan konsumen pada periode kuartal II-2020 juga menunjukkan tren yang menurun cukup signifikan sekitar -33,7% yoy pada akhir Juni 2020," ungkap dia.

Baca selengkapnya: Dulu Jadi Andalan Ekonomi RI, Kini Konsumsi Rumah Tangga Minus 5,51%(rzy)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement