Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terancam Resesi, Bagaimana Menghitung Dana Darurat?

Fakhri Rezy , Jurnalis-Jum'at, 07 Agustus 2020 |04:08 WIB
Terancam Resesi, Bagaimana Menghitung Dana Darurat?
Personal Finance (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Dana darurat menjadi hal yang penting di tengah ketidakpastian perekonomian. Apalagi, saat pandemi virus Corona atau Covid-19.

Bahkan, saat ini, ekonomi Indonesia berada diambang resesi. Setelah pada kuartal II, ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,3% saja.

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, dalam situasi seperti ini perlu menyiapkan dana darurat. Bahkan jika memang memiliki uang lebih perlu juga ditambah untuk nominal dana daruratnya.

Sebenarnya, di saat situasi seperti saat ini, dana darurat yang disiapkan bisa sebesar 30% saja dari penghasilan. Namun jika memiliki penghasilan lebih bisa juga ditambah besaran dana daruratnya.

"Kalau mau ditambahin akan lebih bagus. Karena kan berarti kita mau nambah kita akan mengurangi pos pengeluaran yang lain," ujarnya saat dihubungi Okezone.

Baca selengkapnya: Indonesia Terancam Resesi, Yuk Siapkan Dana Darurat (rzy)

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement