Emak-Emak dan Korban PHK Dapat Pinjaman Bunga 0%

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 10 Agustus 2020 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 320 2259784 emak-emak-dan-korban-phk-dapat-pinjaman-bunga-0-eZai138xc6.jpg Rencana Pemberian Pinjaman dengan Bunga 0% kepada Ibu Rumah Tangga. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA – Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sedang merampungkan skema pinjaman 0% kepada ibu rumah tangga dan para korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Nantinya, mereka akan digabung ke dalam program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang khusus menangani program UMKM.

Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Raden Pardede mengakku detail bantuan ini belum bisa dijelaskan secara. Dia mengatakan akan memberikan bantuan berbarengan dengan penerima stimulus terhadap 12 juta pelaku UMKM.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Diprediksi Tak Resesi di Kuartal III, Berikut Alasannya

“Terhadap UMKM ini jelas yang paling dasar bantuan produktif dan bantuan cash secara massif untuk 12 juta UMKM. Kedua, akses terhadap keuangan, jadi direncanakan sekarang ini, dicoba untuk diperluas KUR. Di mana ini diberikan kepada ibu-ibu rumah tangga atau korban PHK. Di mana akan diberikan subsidi bungan nol persen sampai dengan akhir tahun,” kata Raden dalam diskusi virtual, Senin (10/8/2020).

Menurutnya, pemberian bantuan tersebut akan memulihkan perkekonomian nasional pada kuartal II-2020 sempat anjlok ke angka minus 5,32%. Sehingga, diharapkan pada kuartal III-2020 ekonomi Indonesia tak jeblos ke jurang resesi.

“Bantuan langsung supaya mereka bisa lebih produktif,” ujarnya.

Baca Juga: Ekonomi RI Minus 5,32%, Tim Pemulihan Ekonomi: Kita Tidak Kaget

Dia berharap, pandemi ini bisa segera berakhir dan bisa membuat perekonomian bisa kembali tumbuh. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerjasama dari seluruh pihak agar kirisis kesehatan dan ekonomi bisa selesai berbarengan.

“Karena tanpa itu kepercayaan tidak akan tumbuh. Jadi yang bisa menimbulkan kepercayaan, manakala kita bisa menjaga kesehatan. Itu lah yang paling utama,” katanya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini