Resmi Resesi, Ekonomi Singapura Minus 13,2% di Kuartal II-2020

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 11 Agustus 2020 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 20 2260180 resmi-resesi-ekonomi-singapura-minus-13-2-di-kuartal-ii-2020-GQOvcLBKJu.jpg Singapura Alami Resesi Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura mengeluarkan data terbaru soal Produk Domestik Bruto (PDB) Singapura. Hasilnya lebih buruk dari perkiraan yang telah ditetapkan.

Ekonomi pada kuartal II tahun ini mengalami kontraksi 13,2% atau turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontraksi lebih dalam bila dibandingkan kuartal pertama 2020, dengan kontraksi hingga 42,9%.

Baca Juga: Ekonomi RI Minus 5,32%, Tim Pemulihan Ekonomi: Kita Tidak Kaget

Dengan kontraksi tersebut, ekonomi Singapura secara resmi mengalami resesi. Demikian dilansir dari CNBC, Selasa (11/8/2020).

PDB Singapura lebih buruk dari perkiraan berdasarkan hitungan data pada April dan Mei. Diprediksi ekonomi Singapura menyusut 41,2% pada kuartal kedua dibandingkan tiga bulan pertama tahun ini.

Baca Juga: Daftar 9 Negara yang Alami Resesi akibat Covid-19

Secara tahun ke tahun juga, ekonomi Singapura turun hingga minus 13,2% pada kuartal yang berakhir 30 Juni. Data tersebut di luar perkiraan sebelumnya yaitu mengalami kontraksi hingga 12,6% dari tahun ke tahun.

Melihat realisasi data tersebut, pemerintah pun merevisi prediksi pertumbuhan ekonomi hingga akhir 2020. Ekonomi Singapura akan mengalami kontraksi 5%-7% pada 2020. (feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini