Share

Harga Emas Anjlok 5,3%, Investor Beralih ke Saham

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 12 Agustus 2020 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 320 2260794 harga-emas-anjlok-5-3-investor-beralih-ke-saham-VcUBJj89qD.jpg Harga Emas Turun. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Harga emas anjlok hingga 5,3% pada perdagangan Selasa. Ini merupakan penurunan terbesar dalam tujuh tahun terakhir.

Penyebab turunnya emas, kembalinya selera investasi terhadap aset berisiko menyusul data ekonomi yang membaik. Harapan paket baru untuk stimulus corona pun mendorong indeks S&P 500 mendekati rekor tertinggi.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Jadi Rp1.056.000/Gram

Tak hanya emas, logam mulia lainnya juga menurun. Perak jatuh sebanyak 13,8% ke USD25. 24 atau menjadi penurunan harian terbesar sejak Oktober 2008. Platinum turun 4,7% menjadi USD940,08 dan paladium turun 4,7% menjadi USD2.116,33.

“Ini terasa seperti kecelakaan kecil. Kami tidak dapat mengatasi berita utama pagi hari tentang vaksin potensial Rusia, dan optimisme terus mengalir ke saham,” kata Analis Pasar Senior OANDA Edward Moya, dilansir dari CNBC, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga: Tertekan Dolar AS, Harga Emas Turun ke USD2.030/Ounce

Spot emas jatuh 5,2% menjadi USD1.921,50 per ounce atau turun tajam dari rekor tertinggi pada perdagangan Jumat lalu sebesar USD2.072,50 dan ditetapkan untuk hari terburuk sejak Juni 2013. Emas berjangka AS turun 4,6% pada $ 1.946,30.

"Data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan membantu mempercepat aksi jual, tetapi prospek tetap bullish untuk emas," kata Moya.

Rally emas yang memecahkan rekor, didorong ekspektasi stimulus lebih lanjut dan dolar AS yang lebih lemah dalam menghadapi lonjakan kasus virus. (feb)

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini