Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Cara Jadi Distributor Sukses, Kuasai Wilayah Penjualan

Safira Fitri , Jurnalis-Kamis, 13 Agustus 2020 |08:48 WIB
4 Cara Jadi Distributor Sukses, Kuasai Wilayah Penjualan
Kiat Sukses Menjadi Distributor. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Distributor merupakan perusahaan penyalur dari produsen ke konsumen. Umumnya, distributor membeli produk langsung dari produsen dan menjualnya kembali ke pengecer dan bisa juga menjual langsung ke konsumen akhir (end user).

Menjalankan bisnis sebagai distributor memiliki keuntungan tersendiri, karena sudah memiliki pasar atau retailer yang berlangganan untuk penyaluran produk.

Mengutip dari buku "Kiat Sukses Bisnis, Kiat Sukses Kerja" oleh Ichsanudin, Jakarta, Kamis (13/8/2020), berikut kiat sukses dalam bisnis menjadi distributor.

Pertama, ada pasar.

Untuk bisnis distributor, tentunya harus mengetahui ke mana produk tersebut akan didistributorkan. Tidak mungkin kalau mendistribusikan cat tembok ke rumah makan. Jadi tujuan distribusi harus ada dan jelas.

Baca Juga: Peluang Usaha Bermunculan meski Ekonomi Indonesia di Ambang Resesi

Kedua, produk harus selalu ada.

Mengapa produk harus selalu ada? Untuk perusahaan distribusi produk yang dijual harus selalu ada, karena bila produk tidak ada, perusahaan distribusi ini tidak dapat bekerja.

Apanya yang didistribusikan bila produk atau barang yang dijual tidak ada? Kalau demikian adanya, maka karyawan menganggur dan tentu merugikan perusahaan karena tidak ada kegiatan penjualan yang akhirnya tidak menguntungkan.

Ketiga, armada penjualan.

Perusahaan distribusi dapat beroperasi kalau ada dan mempunyai armada penjualan yang cukup memadai yang dapat mendistribusikan barang dagangannya.

Baca Juga: Memulai Bisnis Jangan Kebanyakan Teori, Idenya Bisa Dicolong

Sedangkan jumlah armadanya disesuaikan dengan kebutuhan. Armada penjualan di sini adalah salesmen, kurir, sopir termasuk alat transportasinya berupa mobil box atau truk atau sepeda motor.

Keempat, menguasai wilayah penjualan.

Kalau mau mendirikan perusahaan distribusi tentunya harus menguasai wilayah penjualan atau pemasarannya. Sudah punya peta wilayah, berapa banyaknya outlet yang akan didistribusikannya?

Apakah akan didistribusikan di pasar modern atau di pasar tradisional? Kalau tidak menguasai wilayah bisa dibayangkan pasti akan bingung mau dijual kemana barang-barangnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement