Pacu Daya Saing, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Halal IKM Pangan

Ferdi Rantung, Jurnalis · Kamis 13 Agustus 2020 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 320 2261846 pacu-daya-saing-kemenperin-fasilitasi-sertifikat-halal-ikm-pangan-zhArz8qa0P.jpg UMKM (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian kembali memfasilitasi sertifikasi halal untuk produk untuk pelaku industri kecil menengah (IKM). Melalui langkah ini, IKM berpeluang meningkatkan daya saing produknya, baik di kancah domestik maupun global, terutama di sektor industri pangan.

“Mengingat pentingnya peran IKM pangan, pemerintah terus mendorong pengembangan sektor strategis tersebut agar semakin kompetitif, salah satunya melalui program fasilitasi halal pada produk IKM pangan,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Kamis (13/8/2020).

Baca Juga: Menko Airlangga Prediksi Ekonomi RI Minus 1% di Kuartal III, Jadi Resesi Nih?

Dirjen IKMA menyampaikan, hingga tahun 2019, pihaknya telah memfasilitasi pemberian sertifikat halal kepada 1.560 pelaku IKM. Pada tahun 2020, program ini ditargetkan bisa menyasar sebanyak 935 pelaku IKM.

“Dengan adanya sertifikat halal, produk mereka terjamin kehalalannya sehingga konsumen, khususnya konsumen Indonesia yang mayoritas muslim tidak ragu untuk membeli dan mengonsumsi produk tersebut,” imbuhnya.

Menurut Gati, saat ini di beberapa negara dengan mayoritas penduduk non-muslim pun permintaan produk bersertifikat halal terus meningkat, yang mengindikasikan bahwa konsumen lebih memilih produk pangan yang memiliki logo sertifikat halal pada kemasannya.

Baca Juga: Jokowi Gas dan Rem Selamatkan Ekonomi, Ini Penjelasan Erick Thohir 

Produk halal memberikan rasa aman kepada konsumen. Hal ini merupakan peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pemasaran produk-produk halal Indonesia ke pasar global.

“Penandatanganan Nota Kesepahaman oleh 10 kementerian dan lembaga tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil pada 13 Agustus 2020 ini merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah dalam memfasilitasi penyelenggaraan sertifikasi halal dan penyediaan penyelia halal bagi pelaku industri kecil,” pungkasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini