Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belanja Barang Diskonan Pakai Bantuan Jokowi, Jangan Aji Mumpung!

Giri Hartomo , Jurnalis-Jum'at, 14 Agustus 2020 |21:11 WIB
Belanja Barang Diskonan Pakai Bantuan Jokowi, Jangan Aji Mumpung!
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Masyarakat bakal dimanjakan oleh harga miring dari barang-barang yang dijual di pusat perbelanjaan atau mal. Mengingat, Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) mengadakan Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) mulai hari ini hingga akhir Agustus 2020.

Ini menjadi momen yang pas bagi masyarakat untuk belanja. Apalagi pemerintah juga akan memberikan bantuan kepada para pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta.

Baca Juga: Sebelum Borong Barang Diskon, Waspada Jebakan Harga Murah

Nantinya ada 13 juta pekerja dengan gaji pas-pasan tersebut yang akan mendapatkan Rp600.000 per bulan selama 4 bulan. Tujuannya adalah untuk mendongkrak konsumsi dalam negeri sehingga berefek pada perekonomian nasional.

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, meskipun mendapatkan bantuan dari pemerintah seharusnya para pekerja ini tidak 'aji mumpung'. Meskipun memang harga-harga barang yang dijual sangat murah.

Baca Juga: Gaji Rp5 juta Ingin Belanja Barang Diskonan?

Menurut Andi, meskipun mendapatkan bantuan tetap saja harus ada pembagian alokasinya. Dirinya menyarankan 20% boleh dihabiskan untuk belanja atau sekitar Rp120.000.

"Mungkin dengan bantuan lainnya 20% nya dari bantuan itu tadi. Jadi jangan juga mumpung dapat bantuan beli helmnya yang harga Rp500.000-600.000 itu kurang pas saja," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (14/8/2020).

Menurut Andi, dalam membelanjakan uangnya juga harus tetap bijak. Artinya, meskipun belanja menggunakan uang bantuan dari pemerintah harus tetap menyesuaikan dengan kebutuhan yang sangat penting.

"Tergantung dari kebutuhan mereka ya. Tiap orang kebutuhannya beda beda dan barang yang diincar beda beda," kata Andi.

Sebagai salah satu contohnya adalah ketika seseorang sangat membutuhkan helm untuk menunjang pekerjaannya. Karena kebutuhannya untuk keselamatan dan menunjang pekerjaan saja maka seharusnya tidak perlu beli dengan harga mahal.

"Cuma sekedar istilahnya nih sama sama butuh helm. Helm kan range harganya ada yang Rp200.000-an lebih sampai jutaan. Kalau tanya kebutuhannya seperti apa apakah sekedar helm yang ada standar SNI-nya kalau seperti itu Rp100.000 cukup," kata Andi.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement