Emas Penyumbang Ekspor Paling Tinggi Selama Juli 2020

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 18 Agustus 2020 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 18 320 2263960 emas-penyumbang-ekspor-paling-tinggi-selama-juli-2020-kH1aIUn9Pt.jpg Ekspor Emas Meningkat Sepanjang Juli 2020. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor logam mulia, perhiasaan atau permata mengalami kenaikan signifikan selama Juli 2020. Nilainya mencapai USD1,02 miliar atau naik dibandingkan bulan sebelumnya sebesar USD567,4 juta.

Menurut Kepala BPS Suhariyanto, kenaikan ekspor disebabkan salah satunya oleh kenaikan harga emas. Rinciannya harga emas pada Juli 2020 naik 6,6% dibandingkan Juni 2020, serta naik mencapai 30,69% jika dibandingkan dengan Juli tahun lalu.

Baca Juga: Ekspor Indonesia ke Singapura dan Malaysia Meroket meski Resesi

"Logam mulia ini kita ekspor utamanya ke Swiss, Singapura, dan ke Jepang. Komoditas yang berperan terbesar adalah emas," kata Suhariyanto dalam pres konferensi virtual, Selasa (18/8/2020

Sambung dia, komoditas yang ekspornya naik adalah lemak dan minyak hewan/nabati. Pada Juli 2020, komoditas ini naik USD247,9 juta dari USD1,43 miliar menjadi USD1,67 miliar dengan tujuan ekspor ke Tiongkok, India, dan Pakistan.

Baca Juga: Kinerja Impor Indonesia Juli 2020 Turun 32,5%

"Komoditas lain yang meningkat cukup besar kendaraan dan bagiannya HS87, nilainya naik lumayan tinggi 45,65% dan volume juga naik 49,42%. Tentu ini pergerakan menggembirakan, dengan negara tujuan utama yaitu Filipina, Vietnam, dan Jepang," ungkapnya.

Sementara ekspor besi dan baja tercatat naik USD134,3 juta dengan negara tujuan yaitu Tiongkok, Taiwan, dan Malaysia. Sedangkan untuk mesin dan perlengkapan elektrik naik USD96 juta dengan negara tujuan ekspor ke Amerika Serikat (AS), Singapura, dan Jepang.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini