Jusuf Kalla: Pengusaha Harus Tangguh Hadapi Ombak Ekonomi Akibat Covid-19

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 20 Agustus 2020 23:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 20 320 2265165 jusuf-kalla-pengusaha-harus-tangguh-hadapi-ombak-ekonomi-akibat-covid-19-ZU1B0fBo9m.jpg Pengusaha Harus Bangkit Kembalikan Ekonomi Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) Jusuf Kalla meminta seluruh saudagar Bugis Makassar untuk tangguh melawan badai ekonomi yang timbul akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

Tujuannya agar perekonomian nasional bisa kembali bangkit dari keterpurukan. “Pengusaha ini harus tangguh dalam menghadapi ombak di bidang ekonomi,” kata Jusuf Kalla saat menghadiri pertemuan BPP KKSS secara virtual, Kamis (20/8/2020).

Baca Juga: Sri Mulyani: Dampak Covid-19 Sangat Parah

Menurut dia, seluruh sektor usaha harus saling bahu-membahu mengembalikan perekonomian Indonesia ke tren yang positif. Menurutnya, pengusaha besar harus bisa membantu pedagang pasar dengan melakukan disinfektan setiap hari di kawasan tersebut. Sehinggga dapat meminimalisir penyebaran Covid-19.

“Kita berusaha keras untuk inovasi. Jaga kesehatan. Kalau kesehatan terganggu akan menyebabkan masalah buat kita semua. Tetap jaga komunitas. Dibutuhkan saling pembelajaran antara satu yang lain,” ujarnya.

Baca Juga: Bantu Ekonomi RI Pulih, Menkeu Sarankan Beli Makanan di Warteg

Dia menyebut, pandemi ini masih akan berlangsung sekira 2 tahun lagi bila ukurannya adalah sebuah vaksinisasi. Sebab, bila nanti vaksin sudah diproduksi tentu akan memakan waktu lagi untuk membuktikan keampuhan dalam membasmi virus tersebut.

“Pandemi ini bisa berlangsung dua tahun mungkin lebih kalau kita ukur vaksinasi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Erwin Aksa meminta kepada seluruh saudagar Bugis Makassar untuk tetap semangat dalam menghadapi perekonomian yang sedang bergejolak. Diketahui, pertumbuhan ekonomi Tanah Air diprediksi akan mengalami resesi pada kuartal-III, setelah sebelumnya pada kuartal-II  minus 5.32%.

“Covid ini merupakan hal yang membuat kehidupan kita jadi baru. Artinya dalam new normal dengan cara-cara yang bisa kita beradaptasi. Saudagar Bugis adalah tangguh yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” kata dia.

Dia berharap pandemi ini dapat segera berakhir dan bisa menyongong kehidupan dengan tatanan yang baru. Kemudian, ekonomi pun bisa dapat pulih seperti sebelum pandemi melanda wilayah Tanah Air.

“Kita berharap ekonomi bangkit yang muncul yang bisa kita dapatkan di tengah-tengah new normal ini. Kami berharap pelaku usaha semangat menghadapi ekonomi yang bergejolak dan menghadapi tantangan,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini