JAKARTA - Pekan ini perdagangan saham berjalan di rentang yang super pendek karena libur Tahun Baru Islam dan adanya cuti bersama. Kendati perdagangannya singkat, namun terdapat sejumlah fakta yang menarik untuk diulas.
Salah satunya adalah pekan selepas HUT RI ke-75, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), mengalami rebound. Berikut ini sejumlah fakta yang dirangkum Okezone, Jumat (21/8/2020).
1. Selepas Hari Ulang Tahun ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, atau pada periode sepekan perdagangan yang super singkat yakni dari 18 Agustus hingga 19 Agustus 2020, Pasar Modal Indonesia masih mencatatkan peningkatan pada zona positif.
2. Peningkatan tertinggi sebesar 15,17 persen terjadi pada rata-rata volume transaksi harian bursa menjadi 11,912 miliar saham dibandingkan pekan lalu sebesar 10,343 miliar saham.
Baca Juga: Lelah Menguat, IHSG Tergelincir 0,33% ke 5.278
3. Peningkatan selanjutnya terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,48 persen atau pada level 5.272,810 dari 5.247,690 pada pekan sebelumnya.
4. Kapitalisasi pasar bursa turut mengalami peningkatan sebesar 0,47 persen pada pekan ini, menjadi sebesar Rp6.112,631 triliun dibandingkan pekan lalu sebesar Rp6.083,723 triliun.
5. Sedangkan rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan sebesar 1,40 persen menjadi sebesar Rp9,106 triliun dari Rp9,235 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.
6. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami perubahan sebesar 1,83 persen menjadi 686.170 kali transaksi dibandingkan pada pekan lalu sebesar 698.964 kali transaksi.
Baca Juga: Investor Asing Catatkan Jual Bersih Rp23,6 Triliun
7. Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp325,45 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp23,623 triliun.
8. Pada Selasa (18/8/2020) PT Aneka Gas Industri Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap I Tahun 2020 (Obligasi) dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Aneka Gas Industri Tahap I Tahun 2020 (Sukuk), keduanya resmi tercatat di BEI dengan nilai nominal Rp12 miliar untuk obligasi dan Rp5 miliar untuk Sukuk.
PT Fitch Ratings Indonesia memberikan pemeringkatan untuk Obligasi dan Sukuk ini adalah A-(idn) (Single A Minus). PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.