JAKARTA - Negara-negara di kawasan Asia Tenggara (Asean) mengalami resesi ekonomi akibat pandemi virus corona. Beberapa negara tersebut seperti Singapura, Thailand, Malaysia hingga Filipina.
Sementara untuk Indonesia kini ekonominya sedang berada di ambang resesi. Setelah pada kuartal I-2020, ekonomi Indonesia -5,3% secara tahunan atau year on year (yoy).
Baca Juga: IHSG Pekan Depan Diprediksi Melemah, Ini Sentimennya
Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, resesi hanya sebagai gambaran bahwa ekonomi suatu negara minus secara dua kuartal berturut-turut. Oleh karenannya, resesi tidak menggambarkan kondisi pasar modal secara keseluruhan.
“Resesi itu seenggaknya cuma menunjukan bahwa dua kuartal berturut turut pertumbuhan ekonomi suatu negara negara itu negatif. Jadi kalau kita lihat mereka kuartal I negatif, kuartal II juga negatif sehingga dia masuk ke resesi,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (24/8/2020).
Baca Juga: Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Naik 0,91% ke 5.295
Menurut Hans Kwee, pasar saham berpengaruh jika ekspektasi investor menurun. Seperti misalnya yang terjadi pada Februari, Maret hingga April yang mana indeks saham langsung anjlok.
Namun ketika itu, ekspektasi investor atau pasar tidak berpatok pada bulan tersebut saja. Melainkan pasar sudah berekspektasi jika kuartal II-2020 kondisi perekonomian akan memburuk.
“Jadi ketika market turun Februari, Maret, April mulai naik, tapi Februari Maret itu mereka expect bahwa kuartal II akan buruk,” ucapnya.

Namun pada April, Mei, para investor sudah mulai berbicara tentang kondisi terkini pada kuartal III-2020. Oleh karena itu, dirinya menyebut ada sedikit perbedaan antara pasar saham dan ekonomi secara rill
“Tetapi ketika akan masuk April-Mei mereka mulai bicara tentang kuartal III. Ketemu vaksin kemudian pertumbuhan ekonomi mulai membaik jadi gitu yang dilihat. Jadi memang akan berbeda kita akan menemukan hal yang sedikit berbeda antara pasar saham dengan ekonomi secara riil,” kata Hans.
Hans Kwee juga memprediksi jika pada kuartal III-2020 Indonesia akan menyusul Singapura hingga Thailand. Karena dirinya memperkirakan ekonomi Indonesia akan minus 1-2% di triwulan ketiga tahun ini.
“Sedikit tentang Indonesia keliatannya dari data rata-rata yang ada kuartal III kita akan negatif kembali 1-2%. Sehingga Indonesia akan masuk ke dalam periode resesi juga,” jelasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.