Target 12 Juta UMK, Kenapa Baru Sejuta yang Dapat Banpres Hari Ini?

Dita Angga R, Jurnalis · Senin 24 Agustus 2020 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 24 320 2266552 target-12-juta-umk-kenapa-baru-sejuta-yang-dapat-banpres-hari-ini-b5iG7POtsI.jpg Presiden Jokowi (Setkab)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini resmi meluncurkan program Banpres Produktif yakni hibah pemerintah bagi usaha mikro kecil(UMK) senilai Rp2,4 juta. Program ini merupakan bagian dari skema insentif pemerintah bagi UMK di tengah pandemi covid-19.

“Hari ini kita tambah lagi untuk para pelaku usaha mikro dan kecil yaitu yang namanya Banpres Produktif. Banpres produktif yaitu untuk tambahan modal kerja bagi usaha mikro dan kecil. Sekali lagi banpres produktif ini perlu sampaikan ini adalah hibah bukan pinjaman. Bukan kredit tapi hibah,” kata Jokowi di Istana Negara, Senin (14/8/2020)

 Baca juga: Soal Banpres Produktif Usaha Mikro, Jokowi: Ini Hibah Bukan Pinjaman!

Dia berharap adanya program ini dapat digunakan sebagai tambahan modal bagi UMKM. Pada hari peluncuran, setidaknya 1 juta UMK yang menerima bantuan tersebut.

“Pada hari ini diberikan kepada 1 juta usaha mikro kecil. Hari ini,” ungkapnya.

 Baca juga: Di Depan Pengusaha Mikro, Jokowi: Saya Tahu Omzet dan Laba Turun tapi Harus Bersyukur

Dia berharap di akhir Agustus banpres ini telah dibagikan kepada 4,5 juta UMK. Lalu di akhir September bisa mencapai 9,1 juta UMK.

“Dan setelah itu 12 juta. jadi totalnya nanti 12 juta usaha mikro kecil yang akan diberikan banpres produktif ini sebesar Rp. 2,4 juta,” tuturnya.

Jokowi mengatakan bahwa bantuan ini ditransfer langsung kepada pelaku usaha penerima manfaat. Dia memastikan tidak melalui pihak lain.

“Sekali lagi bantuan ini nanti dananya akan langsung ditransfer ke bapak ibu sekalian. Tidak melalui pihak lain tapi langsung ke rekening bapak ibu sekalian,” katanya.

Pada acara yang digelar secara virtual itu Jokowi pun meminta agar peserta yang hadir mengecek apakah sudah ditransfer atau belum. Dia menyebut jika tidak hari ini maka besok. Menurutnya penyaluran akan dilakukan secara bertahap.

“Kita harapkan sekali lagi itu dipakai untuk tambahan modal bapak ibu semuanya untuk menambah barang dagangan yang ada,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini