PLN Akuisisi Perusahaan Tambang Batu Bara, Ini Tujuannya

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 25 Agustus 2020 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 320 2267159 pln-akuisisi-perusahaan-tambang-batu-bara-ini-tujuannya-2VT9zmyDah.jpg Proyek PLTU. (Foto: Okezone.com/PLN)

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) telah mengakuisisi sejumlah perusahaan tambang batu bara. Langkah tersebut sebagai ekspansi PLN di sektor hulu energi.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyebut, mengakuisisi sejumlah perusahaan tambang batu tersebut guna memastikan ketersediaan batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan harga terjangkau, jumlah memadai, dan kontinuitas.

"Salah satunya dengan cara memiliki tambang dalam persentase tertentu sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan," ujar Zulkifli dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII, pada Selasa (25/8/2020).

Baca Juga: Cecar Bos PLN soal Utang Rp694 Triliun, Mulan Jameela: Mengagetkan dan Tak Sehat

Zulkifli juga merinci tiga program terkait dengan akuisisi saham tambang batu bara. Ketiga program tersebut di antaranya, program akuisisi saham tambang batu bara untuk PLTU mulut tambang. Saat ini PLTU mulut tambang Jambi 1 berkapasitas 2×300 MW telah memproduksi sebesar 2,3 juta Metrik Ton (MT).

"Lalu, PLTU Mulut Tambang Kalselteng 3 dengan kapasitas 2x1000 MW tengah dalam tahap pembebasan dan sertifikasi lahan," ujar dia.

Baca Juga: Dirut Jamin PLN Tak Bangkrut jika Pemerintah Bayar Utang Rp48 Triliun

Program kedua, PLN juga mengakuisisi tambang dan infrastruktur pendukung untuk menjaga pasokan batu bara dan efisiensi biaya penyediaan batubara pembangkit di Sumatera Selatan. Bahkan, produksi sebesar 700.000 MT. Kemudian, PLTU Meulaboh 3-4 dengan kapasitas 2x200 MW.

Ketiga, perseroan juga melakukan kerja sama pihak terkait untuk melakukan pemanfaatan batubara lokal. Kolaborasi itu, khusinya dilakukan dengan PLTU Nagan Raya 1-2 yang saat ini dalam tahap kajian pihak ahli.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini