Pengusaha Sebut Sulit untuk Menghindari Resesi

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 06:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 20 2268038 pengusaha-sebut-sulit-untuk-menghindari-resesi-AnMZZeI2YT.jpg Resesi (Shutterstock)

JAKARTA - Pertumbuhan Ekonomi kuartal III-2020 diprediksi akan kembali mengalami minus. Hal ini membuat Indonesia akan memasuki jurang resesi.

Menurut Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani, bila dibandingkan kuartal II yang terkontraksi 5,32%, kuartal-III ada peluang perbaikan. Tapi untuk terhindar dalam jurang resesi itu sulit.

"Saat ini kelihatannya sulit untuk menghindari resesi karena di kuartal-III secara realistis ekonomi akan tetap tumbuh negatif. Walaupun akan ada perbaikan yang cukup signifikan dari kuartal-II," kata Shinta.

Dia menjelaskan, pemicu resesi karena situasi terkini para pelaku usaha merasa tingkat konsumsi masyarakat belum ada peningkatan yang signifikan. Selain itu, stimulus program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan penyerapan anggarannya masih rendah.

"Ini bukan hal yang mudah karena hingga tengah kuartal-III ini pun pelaku usaha merasakan peningkatan konsumsi tidak cukup signifikan, stimulus-stimulus belum didistribusikan dengan maksimal dan realisasi belanja pemerintah juga masih rendah," ujarnya.

Baca selengkapnya: Pengusaha Pasrah, Indonesia Sulit Hindari Resesi

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini