Sunarso menambahkan, di tengah kondisi yang sangat menantang ini strategi BRI tetap diarahkan untuk mewujudkan visi perusahaan di tahun 2022 yaitu menjadi “The Most Valuable Bank di Asia Tenggara dan Home to The Best Talent”. Untuk mencapai visi tersebut, sejak tahun 2016, pihaknya telah memulai proses transformasi yang kami namakan BRIVolution.
"BRIVolution berorientasi pada transformasi digital dan culture dengan fokus pertumbuhan pada segmen mikro, kecil dan konsumer peningkatan profitabilitas pada segmen korporasi serta peningkatan sinergi Perusahaan Anak yang tergabung dalam BRI Group,” kata dia.
Dia mengaku dengan kinerja dan strategi yang ditunjukkan BRI telah diapresiasi oleh investor, khususnya retail domestik. Sebagai buktinya, selama dua tahun terakhir investor ritel BBRI tumbuh secara signifikan hingga enam kali lipat.
Sampai dengan saat ini, BBRI konsisten mampu memberikan value bagi pemegang saham. Sejak IPO di tahun 2003, harga saham BRI telah memberikan total return kepada pemegang saham sebesar 69 kali.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.