BRI Kucurkan Kredit Dana PEN Rp39,9 Triliun ke 947.446 Debitur

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 27 Agustus 2020 13:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 320 2268308 bri-kucurkan-kredit-dana-pen-rp39-9-triliun-ke-947-446-debitur-VLM97dOBzH.jpg Uang Rupiah (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) telah menyalurkan penempatkan dana pemerintah sebagai salah satu program pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebanyak Rp39,96 triliun. Besaran ini telah melebihi dari yang ditargetkan yaitu sebesar Rp30 triliun.

Direktur Utama Bank BRI, Sunarso mengatakan, Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70/2020 yang kemudian berubah menjadi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 104/2020 yang mana pemerintah menempatkan dananya Rp30 triliun di bank-bank Himbara dalam bentuk deposito.

Berdasarkan hal tersebut, pihaknya mendapatkan penempatan dana deposito sebesar Rp10 triliun dan kemudian harus disalurkan selama tiga bulan dalam bentuk kredit tiga kali lipat sebesar Rp30 triliun hingga September 2020

"Alhamdulillah kita sudah mencapai Rp30 triliun itu pada tanggal 7 Agustus dan kemudian sampai tanggal 26 Agustus, kemarin dana deposito Rp30 triliun sudah kita salurkan dalam bentuk kredit Rp39,96 triliun terhadap 947.446 debitur," ujar Sunarso dalam Public Expose Live, Kamis (27/8/2020).

Baca Juga: Hari Ini, Perusahaan Tercatat di BEI Tembus 700 Emiten 

Sunarso menambahkan, dana deposito dari penempatan dana pemerintah BRI akan jatuh tempo dalam waktu tiga bulan. Pihaknya masih akan melihat apakah dana penempatan tersebut atau tidak.

"Nanti kita lihat kalau misal masih kita butuhkan ya diperpanjang tapi kalau misalnya sudah cukup likuiditas bisa dikembalikan untuk digunakan kepentingan lain," kata dia.

Dari penyaluran sebesar Rp39,96 triliun, BRI menyalurkan kepada debitur sektor mikro dalam bentuk KUR sebesar Rp16,57 triliun atau kepada 652.000 nasabah, kemudian sektor mikro non KUR sebesar Rp12,28 triliun kepada 249.000 nasabah, dan sektor usaha kecil dan menengah Rp10,62 triliun atau 20.000 nasabah.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini