Share

Kian Berkilau, Harga Emas Dekati Level USD2.000/Ounce

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 07:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 320 2271208 kian-berkilau-harga-emas-dekati-level-usd2-000-ounce-nMAeXHNElZ.jpg Harga Emas Naik. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Harga emas terus naik pada awal perdagangan September 2020. Kenaikan tersebut menjadi yang tertinggi dalam dua minggu, karena dolar Amerika Serikat (AS) merosot ke posisi terendah.

Harga emas di Spot emas naik 0,7% menjadi USD1.983.77 per ounce. Emas berjangka AS naik 0,6% menjadi USD1.990.

"Dengan dolas AS yang diperkirakan akan tetap melemah pada minggu ini, kami memperkirakan emas akan menguat lebih tinggi dan kembali ke level USD2.000 per ounce ," kata Analis Pasar Oanda Jeffrey Halley, dilansir dari CNBC, Rabu (2/9/2020).

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Ceban Jadi Rp1.020.000/Gram

Federal Reserve mengeluarkan strategi kebijakan moneter baru yang dapat mengakibatkan inflasi bergerak sedikit lebih tinggi dan suku bunga tetap lebih rendah lebih lama. Hal tersebut telah memicu aksi jual dolar.

Indeks dolar turun ke level terendah terhadap mata uang lainnya dan membuat harga emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Baca Juga: Dolar AS Lesu, Harga Emas Naik ke USD1.971/Ounce

"Ekspektasi penurunan lebih lama terkait suku bunga AS dan berlanjutnya pelemahan indeks USD, menguntungkan bagi logam mulia, terutama emas," kata Analis ING Warren Patterson.

Suku bunga rendah mengurangi biaya bagi yang memiliki emas batangan dan bisa juga digunakan sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan depresiasi mata uang.

Sementara itu, untuk harga perak melonjak 1,3% menjadi USD28,59 per ounce, tertinggi sejak 11 Agustus. Platinum naik 0,9% menjadi USD938,37, dan paladium naik 0,7% menjadi USD2.259,57. (fbn)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini