Sektor Ritel Tumbuh 10%, Pengusaha Harap BLT Pacu Daya Beli

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 320 2271312 sektor-ritel-tumbuh-10-pengusaha-harap-blt-pacu-daya-beli-wRSyqGvz8T.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey menyebut industri ritel mulai menunjukkan adanya pergerakan positif. Selama Agustus 2020, kinerja sektor ritel mampu tumbuh 8%-10%

"Kalau kita lihat perjalanan satu bulan terakhir, di bulan Agustus kemarin memang ada pergerakan antara sekitar 8%-10% peningkatan di berbagai sektor ritel dari anggota di Aprindo maupun di Indonesia, dari supermarket, hypermarket, department store, ada pergerakan kita tinjau dari laporan anggota," ujar Roy dalam acara Market Review IDX Channel, Sabtu (2/9/2020).

Baca Juga: Dapat BLT Rp1,2 Juta, Enaknya Beli Paket Data atau Pasang WiFi? 

Dengan adanya peningkatan ini, Roy berharap bantuan tunai atau subsidi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat untuk terus ditingkatkan dan dilanjutkan.

"Apalagi kita berharap juga kebijakan pemerintah sebagai alat kebijakan fiskal dan moneter ini kita berharap terus dikaji bukan per tiga bulan atau kuartal tetapi juga mingguan mungkin. Karena apa? karena kita dalam situasi pandemi saat ini," kata dia.

Menurutnya, dengan adanya beberapa bantuan tunai di antaranya bantuan tunai Rp2,4 juta untuk 13 juta UMKM, kemudian bantuan subsidi upah yang berkaitan dengan tenaga kerja yang bergaji di bawah Rp5 juta, kemudian adanya subsidi lain misalnya listrik 450 VA digratiskan dan diskon 900 VA, ini dapat menggerakkan sektor konsumsi.

"Ini semua dilakukan pemerintah yang tentunya berharap supaya masyarakat konsumsi, karena dengan konsumsi, kita ketahui ekonomi Indonesia sangat bergantung dengan konsumsi rumah tangga, ini lah bagaimana untuk meningkatkan konsumsi dengan bantuan tunai," ucapnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini