Sri Mulyani Pasrah Ekonomi Kuartal III Minus, Siap-Siap Resesi?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 02 September 2020 11:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 02 320 2271331 sri-mulyani-pasrah-ekonomi-kuartal-iii-minus-siap-siap-resesi-rozs0sW6aI.png Sri Mulyani (Foto: Instagram Sri Mulyani/@smindrawati)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memprediksi ekonomi Indonesia di kuartal III-2020 tumbuh negatif atau minus. Dengan proyeksi tersebut Indonesia masuk jurang resesi.

"Dengan bacaan dan analisa di kuartal II-2020 dan terutama aktivitas ekonomi, pemerintah Kemenkeu proyeksi di 2020 adalah minus 1,1% hingga 0,2%. Lower end dari prediksi kita, menunjukkan bahwa mungkin di kuartal III-2020 kita mungkin masih di negatif growth dan kuartal IV masih dalam zona sedikit di bawah netral," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Rabu (2/9/2020).

Menurutnya, kondisi global masih dipenuhi tantangan. Karena, sambungnya, masih ada kondisi geopolitik yang belum kondusif.

"Tahun depan pertumbuhan ekonomi 4,5%-5,5% dan ini didasarkan momentum pemulihan terjaga, meski ketidakpastian terus terjadi," tuturnya.

Baca Juga: Jokowi: Kalau Ekonomi Kuartal III Minus, Kita Masuk Resesi 

Sri Mulyani menambahkan tahun 2021 juga sangat tergantung pada akselerasi reformasi terutama di bidang struktural untuk meningkatkan produktivitas daya saing dan iklim investasi. Berikutnya, tergantung dari kemampuan fiskal di dalam mendukung program pemulihan ekonomi baik untuk pemulihan sisi demand dalam bentuk bansos dan BLT dan dari sisi supply dalam bentuk pemulihan sektor sektor produksi.

“Tentu tergantung juga dari trajectory pemulihan ekonomi global yaitu bagaimana terutama negara-negara maju baik di Amerika, Eropa, Jepang dan RRT untuk bisa mempengaruhi dan mengembalikan trajectory pemulihan ekonomi dunia," tandasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini