Anggaran Belanja Rp307 Triliun Jadi Angin Segar UMKM

Aditya Pratama, Jurnalis · Minggu 06 September 2020 10:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 06 320 2273334 anggaran-belanja-rp307-triliun-jadi-angin-segar-umkm-luwb6JXIpW.jpg UMKM (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar Wahyuddin Abdullah menyebut program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dilakukan pemerintah sudah tepat. Hal itu dilakukan karena pemerintah telah memfokuskan terhadap dua pilar.

"Yang pertama adalah pilar untuk menjaga daya beli rumah tangga, di sini adanya subsidi-subsidi seperti bansos, subsidi listrik dan pemerintah alokasikan untuk pilar pertama ini sebesar Rp232 triliun," ujar Wahyuddin dalam diskusi virtual, dikutip Minggu (6/9/2020).

Baca Juga: KemenkopUKM Memastikan Penyaluran Banpres Produktif Tepat Sasaran 

Untuk pilar kedua, Wahyuddin menyebut adalah dukungan pemerintah terhadap dunia usaha khususnya kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Dengan beberapa insentif seperti penempatan dana pemerintah, penjaminan modal kerja dan sebagainya, pemerintah mengalokasikan besar sekali dari APBN terhadap PEN sebesar Rp409 triliun," kata dia.

Tidak hanya itu, dengan adanya kabar yang menyebut bahwa Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang akan mengalokasikan APBN untuk belanja UMKM sebesar Rp307 triliun juga menjadi angin segar.

"Berarti ini angin segar bahwa UMKM sudah disorot untuk bagaimana belanja-belanja pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan belanja di UMKM," ucapnya.

"Tentunya ini perlu dicermati oleh teman-teman UMKM bahwa ada alokasi yang diprioritaskan bahwa belanja-belanja negara untuk UMKM," sambungnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini