Kedua, terhindar dari kesulitan mencari alasan jika anak-anak meminta jajan di minimarket sepulang sekolah.
"Dulu, tidak mudah memberi pemahaman pada anak-anak untuk tidak jajan jika memang tidak perlu. Setelah pengelolaan uang saku berjalan, sering kali anak-anaklah yang menolak setiap saya ajak ke minimarket" ujar penulis.
Ketiga, kerap mendapat jalan untuk memberikan edukasi soft skills berkenaan dengan disiplin, tanggung jawab, rasa percaya diri, keteraturan, dan sebagainya pada anak-anak.
Keempat, melihat anak-anak memiliki kebanggaan dan rasa percaya diri yang tinggi ketika dapat mengatur keuangan mereka sendiri. Hal tersebut adalah output dari edukasi yang diberikan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.