Sri Mulyani Minta Anggaran Rp43,3 Triliun, Buat Apa?

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 07 September 2020 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 07 320 2273748 sri-mulyani-minta-anggaran-rp43-3-triliun-buat-apa-J3ioKojQxS.jpg Sri Mulyani (Okezone)

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengajukan tambahan anggaran pada pagu indikatif Kemenkeu tahun 2021. Adapun tambahannya menjadi sebesar Rp43,307 triliun atau Rp43,31 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan anggaran tersebut lebih rendah dari usulan anggaran yang disampaikan pada tahun 2020 lalu sebesar Rp44,39 triliun.

 Baca juga: Jokowi Akan Kembali Bubarkan 13 Lembaga Negara Akhir Agustus

"Pagu anggaran Kemenkeu Tahun Anggaran (TA) 2021 yang diusulkan sebesar Rp43,307 triliun," kata Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara dalam rapat kerja bersama Komisi XI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (7/9/2020).

Kata dia, anggaran itu akan digunakan untuk lima program di lingkungan Kemenkeu yakni kebijakan fiskal, pengelolaan penerimaan negara, pengelolaan belanja negara, pengelolaan perbendaharaan kekayaan negara dan risiko, serta terakhir dukungan manajemen.

 Baca juga: Jokowi Resmi Bubarkan 18 Lembaga Negara, Berikut Daftarnya

"Jadi dukungan manajemen menerima beberapa tambahan dan beberapa tambahan lain," jelasnya.

Dia merincikan, untuk program kebijakan fiskal Rp65,69 miliar, program pengelolaan penerimaan negara Rp2.234 triliun, program pengelolaan belanja negara Rp33,76 miliar, program pengelolaan perbendaharaan kekayaan negara dan risiko Rp233,74 miliar, dan program dukungan manajemen mencapai Rp40-Rp74 triliun.

"Dukungan manajemen besar karena sebagai dukungan manajemen gaji dari sini, yang lain itu kegiatan bukan Sumber Daya Manusia (SDM), gaji pembelian barang, tapi IT SDM ada di sini. Unit seluruh setiap eselon I ada di situ," tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini