Bos BPJS Ketenagakerjaan Buka-bukaan soal Diskon Iuran

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 09 September 2020 21:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 320 2275216 bos-bpjs-ketenagakerjaan-buka-bukaan-soal-diskon-iuran-lkwpzxjlao.jpg Rupiah (Foto: Okezone)

Untuk diketahui relaksasi bagi dunia usaha yang dilakukan pemerintah melalui keringanan iuran JKK diberikan sebesar 99%. Dengan demikian, iuran JKK yang dibayar hanya menjadi 1%. Sementara keringanan iuran jaminan kematian diberikan sebesar 99%, sehingga iuran jaminan kematian menjadi 1%. Untuk mendapatkan dua keringanan iuran ini sejumlah syarat harus dipenuhi pemberi kerja.

Syarat tersebut antara lain pemberi kerja, peserta penerima upah dan peserta bukan penerima upah yang terdaftar sebelum Agustus 2020 sudah melunasi iuran JKK dan JKM sampai dengan Juli 2020.

Sementara itu, bagi peserta penerima upah dan peserta bukan penerima upah harus membayar iuran JKK dan JKM untuk dua bulan pertama setelah terdaftar baru kemudian mendapatkan fasilitas keringanan iuran sebagaimana diatur dalam PP No.49/2020. Dengan demikian fasilitas keringanan iuran JKK dan JKM baru berlaku pada bulan ketiga.

"Mekanisme pemberian keringanan Iuran JKK dan Iuran JKM diberikan secara langsung oleh BPJS Ketenagakerjaan tanpa permohonan," bunyi Pasal 15 PP No.49/2020.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini