Jakarta PSBB Total, MenPANRB: Seluruh PNS Kerja di Rumah

Dita Angga R, Jurnalis · Kamis 10 September 2020 10:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 320 2275401 jakarta-psbb-total-menpanrb-seluruh-pns-kerja-di-rumah-1sPWDqS9vW.jpg PNS (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) mengatakan jika suatu wilayah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar maka sistem kerja ASN kembali ke Surat Edaran (SE) MenPANRB No.58/2020. Dimana instansi bisa memberlakukan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) secara penuh atau full.

“Instansi di wilayah tersebut melaksanakan WFH full atau bekerja di rumah secara full,” katanya melalui pesan singkatnya, Kamis (10/9/2020).

Baca Juga: Jakarta Rem Darurat, RI Semakin Dekat dengan Resesi

Meski begitu dia mengatakan pimpinan instansi bisa menerapkan sistem piket di kantor masing-masing. Namun tetap harus disesuaikan dengan kondisi kedinasan kerja di masing-masing kementerian/lembaga maupun pemda.

“Semua daerah provinsi dan kabupaten/kota sesuai keputusan kepala daerah, sesuai status daerah tersebut. Kenapa ada instansi yang wajib ada ASN yang hadir karena harus melayani masyarakat secara langsung. Misal rumah sakit daerah/swasta, petugas pemadam kebakaran, dan puskesmas,” paparnya.

Baca Juga: Jelang Resesi, Begini Cara Siapkan Dana Darurat

Lebih lanjut, Tjahjo menuturkan, untuk daerah yang masuk dalam kategori daerah merah atau risiko tinggi tanpa adanya penetapan PSBB maka tetap merujuk pada SE No.67/2020.

“Tidak semua wilayah/zona resiko tinggi ditetapkan sebagai wilayah PSBB. Oleh karena itu jika tidak ditetapkan PSBB meskipun zona merah atau resiko tinggi maka kantor hanya boleh diisi maksimal 25% sesuai SE No.67/2020,” pungkasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini