6 Faktor yang Perlu Dipelajari Sebelum Memulai Usaha Baru

Safira Fitri, Jurnalis · Kamis 10 September 2020 13:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 455 2275560 6-faktor-yang-perlu-dipelajari-sebelum-memulai-usaha-baru-saJxmq3Gez.jpeg Tips Memulai Bisnis (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Merencanakan suatu usaha baru di tengah pandemi seperti saat ini, diperlukan suatu perencanaan rinci sebelum akan memulai. Pasalnya, berbeda dengan masa normal sebelumnya, dewasa ini seorang pengusaha harus bisa menerima gagasan-gagasan baru serta siap menerima perubahan yang bersifat konstan.

Untuk mewujudkan gagasan dalam memulai usaha baru, perlu dilakukan penajaman insting dan naluri, serta tidak gegabah membuka usaha tanpa perencanaan yang jelas. Hal tersebut hanya akan membuat rugi.

Baca Juga: Kisah Sukses Peternak Milenial yang Pernah Rugi Ratusan Juta

Ada beberapa faktor yang bisa dijadikan landasan untuk melakukan bisnis seperti dilansir dari buku Mulai Usaha Dari Nol oleh Jackie Ambadar, Miranty Abidin & Yanty Isa, Jakarta, Kamis (10/9/2020). 

Pertama, memulai usaha dari yang kecil. Untuk memulai usaha, lakukanlah dengan hal yang kecil, jangan terlalu banyak ide. Ambil satu ide yang bagus kemudian kembangkan secara profesional. Sebelumnya, harus mampu juga dalam mengidentifikasikan dan meneliti pasaran dari bisnis yang akan dimulai.

Baca Juga: Mama Muda Jualan Soto Rempah, Harga Rp12.000 Laris Manis

Kedua, melakukan penelitian untuk menentukan lokasi yang strategis bagi bisnis. Pikirkan dengan cermat untuk menentukan lokasi atau tempat strategis untuk bisnis yang akan dijalani.

Ketiga, memilih orang-orang yang tepat. Keberhasilan atau kegagalan dari bisnis tergantung dari kemampuan memilih orang-orang yang tepat dalam menjalankan bisnis.

Keempat, menentukan jenis usaha. Harus bisa menganalisa dalam menentukan bidang usaha yang cocok dengan diri, kemampuan, dan bakat. Untuk itu, sebelumnya harus mengetahui tentang bagaimana karakter usaha yang cocok? Apakah usaha itu akan memberikan keuntungan besar atau kecil?

Kelima, ketahui bagaimana kempuan diri, seperti meliputi mampu dalam hal modal, mampu dalam hal keahlian, mampu membagi waktu antara keluarga dan bisnis, dan mampu mengimbangi dinamika persaingan bisnis.

Keenam, bagaimana kemampuan modal usaha. Hal ini mencakup, apakah dari modal sendiri atau pinjaman atau modal kerjasama (join venture) dengan pihak lain, atau bahkan modal arisan?

Sebab dalam menyiasati modal usaha harus bisa menekan serendah mungkin kebutuhan modal awal usaha.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini