Kisah Sukses Peternak Milenial yang Pernah Rugi Ratusan Juta

Hartoyo, Jurnalis · Rabu 09 September 2020 17:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 455 2275083 kisah-sukses-peternak-milenial-yang-pernah-rugi-ratusan-juta-h597af1uWT.jpg Milenial Peternak Sapi (Foto: Hartoyo/Okezone)

PURWOREJO - Di masa modern seperti ini, banyak generasi muda yang cenderung malu untuk memulai bisnis, apalagi dalam bidang peternakan. Namun hal ini tidak dirasakan oleh Hermawan, pemuda asal Depokrejo yang justru memulai usahanya sebagai peternak sapi.

Diketahui, Hermawan yang sudah menekuni usahanya sejak di bangku SMA, telah mengalami berbagai pasang surut sebagai pengusaha hingga mampu meraup banyak keuntungan. Hal tersebut lantas tidak membuat dirinya lupa dengan pendidikan.

Baca Juga: Bikin Rumah Makin Cantik dengan Kaktus, Begini Cara Merawatnya

Jiwa usaha yang telah diturunkan dari keluarga, Hermawan justru mengungkapkan bahwa tidak ada satu pun anggota keluarganya yang menekuni usaha di bidang peternakan, walaupun seluruh anggota keluarganya berlatar belakang wirausaha, mayoritas berada di dunia konstruksi dan perdagangan lainnya. 

Hermawan yang kini masih berstatus sebagai mahasiswa mengungkapkan, telah memulai bisnis peternakan sapi saat masih berada di bangku SMA. Usaha tersebut bermula dari dirinya yang membantu kawan sang ayah.

Baca Juga: Aglonema Primadona Tanaman Hias, Pembeli Rela Beli Harga Jutaan Rupiah

Alih-alih membantu, rupanya kawan dari sang ayah tersebut menyetujui dan memintanya untuk menambah jumlah sapi. Sejak saat itu pula dirinya tergiur untuk menekuni usaha di bidang peternakan sapi. 

Saat itu, dirinya mengaku telah mendapatkan untuk dalam jumlah yang fantastis.

"Pada kesempatan itu saya dikasih untuk banyak, jujur banyak di atas seratus, siapa yang nggak suka untuk kelas anak usia SMA," ungkapnya.

Namun selang beberapa waktu kemudian, Hermawan harus berhadapan dengan pasang surutnya di dunia usaha, lantaran pernah merugi hingga ratusan juta rupiah.

Dirinya mengaku, saat itu memang belum cinta dengan usahanya, cuma mengejar keuntungan dan mengalami kerugian di atas Rp100 juta. Namun hal tersebut tidak membuat nyala api semangatnya padam.

Hermawan justru kembali termotivasi untuk memberikan kemampuan terbaiknya di dunia peternakan sapi, salah satunya yakni dengan mengikuti beberapa kontes.

"Sering juara satu untuk kelas penggemukan dan untuk kelas pejantan dua ekor, lalu pada kesempatan itu pula mengikuti kontes kelas provinsi untuk kelas penggemukan dan sapi lokal. Alhamdulillah juara satu juga," ujarnya.

Pasang surutnya menjadi seorang pengusaha membuat dirinya jauh dari perasaan malu sebagai peternak sapi, bahkan dari usahanya ini, dirinya mendapatkan banyak pelajaran berharga sembari tetap menekuni ilmu di pendidikan tinggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini