Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejauh Mana Progres Pengerjaan Vaksin Merah Putih? Simak 5 Faktanya

Fadel Prayoga , Jurnalis-Senin, 14 September 2020 |06:12 WIB
Sejauh Mana Progres Pengerjaan Vaksin Merah Putih? Simak 5 Faktanya
Progres Pengembangan Vaksin Merah Putih. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Pemerintah Indonesia sedang melakukan penelitian untuk menemukan vaksin Covid-19 buatan dalam negeri yang diberi nama Vaksin Merah Putih. Lembaga Biologi Molekuler Eijkman dipercaya untuk menciptakan sebuah zat anti bodi yang bisa menangkal virus corona masuk ke tubuh manusia.

Lalu, kini progres pembuatan Vaksin Merah Putih itu sudah sejauh mana? Okezone merangkum beberapa fakta perkembangan terbaru penciptaan vaksin tersebut. Senin (14/9/2020).

1. Pengembangan Bibit Vaksin Merah Putih Sudah 50%

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa upaya pengembangan bibit vaksin sudah mencapai 50 persen.

"Dalam kesempatan tadi pagi kami sampaikan pada bapak presiden, lembaga Eijkman sudah memulai upaya pengembangan vaksin merah putih dengan platform protein rekombinan dan saat ini prosesnya sudah mencapai 50%," kata Bambang di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020).

2. 2021, Pemerintah Mengalokasikan Anggaran Rp280 miliar untuk Penelitian Vaksin Merah Putih

Bambang menjelaskan pihaknya mengalokasikan anggaran Rp280 miliar pada 2021 untuk penelitian dan pengembangan Vaksin Covid-19 Merah Putih. Adapun alokasi yang sudah disalurkan ke peneliti sekira 70%.

3. Vaksin Merah Putih Baru Diproduksi Massal Akhir 2021

Melihat progres saat ini, Bambang memperkirakan vaksin tersebut bisa diproduksi tahun depan.

"Perkiraannya di triwulan keempat 2021 kita bisa memproduksi dalam jumlah besar dan nantinya akan melengkapi vaksin Covid-19 yang awalnya akan didatangkan dari kerja sama dengan pihak luar," imbuhnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement