Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelonggaran Lockdown, Menko Airlangga: Percepat Pemulihan Ekonomi

Rina Anggraeni , Jurnalis-Selasa, 15 September 2020 |16:34 WIB
   Pelonggaran <i>Lockdown</i>, Menko Airlangga: Percepat Pemulihan Ekonomi
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah menilai aktivitas ekonomi di beberapa negara sudah mengalami perbaikan dampak pandemi Covid-19. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pelonggaran lockdown di beberapa negara berhasil mempercepat pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19.

"Tren dari global itu sendiri sudah mulai ada perbaikan. Kalau dilihat beberapa pelonggaran lockdown telah percepatan pemulihan ekonomi," ujar Airlangga dalam diskusi virtual, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga: BLT Diperpanjang, Erick Thohir: Banyak Orang Kehilangan Pekerjaan

Dia mengatakan, pandemi Covid-19 telah berhasil membuat ekonomi negara di dunia terkontraksi dalam termasuk Indonesia yang minus 5,32% di kuartal II-2020.

"Semua dunia alami kontraksi. Beberapa negara Asean seperti Malaysia kontraksi minus 17,1%, Singapura minus 12%, Filipina minus 16%," katanya.

Airlangga menyebutkan lembaga internasional merilis angka proyeksi pertumbuhan di tahun 2020 dan 2021. Untuk IMF memproyeksi minus 5,3% di 2020 dan positif 6,1% di 2021.

Sedangkan, Bank Dunia atau World Bank memproyeksi netral atau 0% di 2020 dan 4,8% di 2021. Sementara ADB memproyeksikan minus 1% di 2020 dan tumbuh 5,3% di 2021. OECD memproyeksikan minus 2,8 sampai minus 3,9% di 2020 dan tumbuh 2,6-5,2% di 2021.

"Pemerintah sendiri perkirakan di akhir tahun -1,1% sampai 0,2%. Sedangkan prediksi di 2021 di dalam pembahasan APBN 2021 adalah 4,5-5,5%," tandasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement