JAKARTA - Pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19 dinilai masih terlalu awal. Hal ini seperti disebutkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, hal ini seiring dengan kondisi perekonomian secara global yang masih rentan dan penuh ketidakpastian akibat wabah virus corona.
Menurutnya, jika pemerintah sudah mendapatkan harapan akan mendapatkan vaksin di akhir tahun, itu semua belum cukup untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Sebab, vaksin sendiri membutuhkan waktu penyembuhan lebih lama bagi banyak negara.
Dirinya juga mengatakan, karena Covid-19 masih ada dan berlangsung hingga saat ini, meskipun banyak harapan dan diskusi mengenai vaksin, hal ini membutuhkan waktu lebih lama bagi banyak negara.
"Indonesia masih dealing dengan ketidakpastian ini, meskipun jika dibandingkan negara-negara lain kontraksi ekonomi kita di kuartal II 5,3% lebih mild dari negara lain yang kontraksinya lebih dalam," tandasnya.
Baca Selengkapnya: Sri Mulyani: Vaksin Covid-19 Belum Bisa Langsung Pulihkan Ekonomi
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.