Gaji Dipotong atau Kena PHK Imbas Covid-19? Saatnya Evaluasi Risiko Keuangan

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 19 September 2020 21:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 19 622 2280502 gaji-dipotong-atau-kena-phk-imbas-covid-19-saatnya-evaluasi-risiko-keuangan-7mRNkrhvMb.jpg PHK (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Evaluasi pada keuangan harus dilakukan sejak dini. Apalagi kondisi ketidakpastian masih menyelimuti situasi di dalam negeri akibat pandemi virus corona.

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini mengatakan, salah satu yang perlu dievaluasi adalah risiko keuangan. Evaluasi ini harus dilakukan baik oleh karyawan maupun pebisnis.

"Evaluasi anda punya risiko keuangan. Bagi yang sudah kena PHK, bisnisnya juga turun banget jadi pendapatannya itu hilang, maka karena adanya dampak pandemi ini dia tidak lagi bisa mendapatkan penghasilan itu," ujarnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (19/9/2020).

Baca Juga: Gaji Dipotong, saatnya Menambah Pemasukan dan Kurangi Pengeluaran 

Menurut Mike, risiko keuangan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Seperti misalnya adalah jika terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) pada perusahaan tempatnya bekerja.

"Satu lagi pandemi ini belum ada jaminan bagi anda sampai kapan. Bisa jadi saat ini anda masih bekerja masih terima gaji tapi tidak ada kepastian apakah perusahaan anda akan bagus terus. Karena bisa jadi pandemi ini seperti apa," ucap Mike.

Bagi para pengusaha, evaluasi risiko keuangan perlu dilakukan untuk berjaga-jaga jika bisnisnya terganggu. Sehingga usaha pun bisa tetap bisa berjalan meskipun ada PSBB atau pandemi.

"Risiko keuangan anda karena pandemi ini pasti meningkat. Paling tidak risiko kesehatan ini anda pastikan asuransi cukup, BPJS jangan ada yang nunggak. Kemudian terkait dengan tingkat risiko angka sumber pendapatan," jelasnya.

Rupiah Melemah di Angka Rp14.777/USD

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini