Menurut Andi, sering mengecek aplikasi belanja online bisa membuat kantong atau isi dompet jebol. Apalagi, banyak sekali promo yang ditawarkan dari mulai diskon besar-besaran hingga gratis ongkos kirim.
Padahal menurutnya, biasanya promo-promo diskon biasanya ditawarkan setiap bulan oleh aplikasi belanja online tersebut. Hanya saja momennya saja yang mungkin berbeda nama.
Baca Juga: Pekerjaan dan Gaji Masih Aman tetap Atur Rem Pengeluaran Ya
"Contohnya browsing marketplace liat diskon kemaren ada 9.9. berarti nanti ada 10.10," jelasnya.
Oleh karena itu, lanjut Andi, masyarakat perlu memperkuat iman dan memproteksi keuangannya agar tidak tergoda dengan promo manis di e-commerce.Namun bukan berarti dirinya melarang masyarakat untuk belanja online.