Menurutnya, penguatan ekonomi global akan meningkatkan kinerja ekspor Indonesia. Hal ini sudah terkonfirmasi dari peningkatan ekspor beberapa komoditas seperti besi baja dan bijih logam.
Selain itu, stabilitas harga yang positif diharapkan terjaga baik. Proyeksi inflasi 2020 diharapkan berada di batas bawah kisaran 2-4%. Dari segi transaksi berjalan, juga berada di level sehat yaitu di bawah 1,5% dari PDB.
"Kami ingin meyakinkan bahwa perekonomian Indonesia punya ketahanan yang cukup baik, bahkan jika dibandingkan, pertumbuhan ekonominya lebih baik dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Fundamental terus kita jaga, kita memiliki dukungan sinergi dan kredibilitas kebijakan yang baik, dan pijakan makro ekonomi dengan fundamental kuat. Kita harus tetap optimis mendukung pemulihan ekonomi Indonesia," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)