Bambang Brodjonegoro: Jangan Harap Ekonomi Kita Segera Kembali

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 23 September 2020 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 320 2282386 bambang-brodjonegoro-jangan-harap-ekonomi-kita-segera-kembali-l3gq7Lodvy.jpg Menristek Bambang Akui Situasi saat Ini Sangat Sulit. (Foto: Okezone.com/BPMI)

JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa Indonesia tengah menghadapi disrupsi ekonomi akibat pandemi Covid-19. Dirinya memahami situasi ini sangat sulit, terlebih pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2020 minus.

"Kita sedang beradaptasi di era new normal. Tapi kita sendiri jangan berharap bahwa ekonomi kita akan segera kembali seperti masa sebelum pandemi. Ini new normal, bukan back to the past," ujar Bambang dalam Webinar Kick Off West Java Economic Society 2020 di Jakarta, Rabu(23/9/2020).

Baca Juga: Investor Waspadai Prediksi Sri Mulyani soal Resesi Ekonomi

Penyebaran Covid-19 masih tergolong tinggi di Indonesia, terlebih mencapai 4.000 kasus baru per harinya dan ketidakpastian masih berlanjut. Sehingga, untuk mengembalikan ekonomi ke masa sebelum pandemi akan sulit dan memakan waktu cukup lama.

"Saat ini kita hanya menunggu pengumuman dari BPS terkait kinerja perekonomian di kuartal tiga," tambah Bambang.

Untuk itu, dia mengatakan bahwa untuk menguatkan ekonomi, perlu ada pondasi yang kuat untuk menopang perekonomian pasca pandemi. Oleh karenanya, Bambang menawarkan solusi yang menurutnya akan memitigasi dampak ekonomi yang signifikan akibat pandemi.

"Yaitu dengan pendekatan less contact economy atau ekonomi minim kontak, dari segi teknologi," ucap Bambang.

Baca Juga: Meski Diprediksi Resesi, Ekonomi RI Kuartal III Bakal Membaik

Dengan adanya ekonomi minim kontak ini, hiperkonektivitas antar individu secara fisik dan tatap muka akan berkurang jauh, digantikan dengan kontak online lewat teknologi informasi dan komunikasi.

"Jadi ekonomi ini untuk menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan, sambil menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Sehingga, ekonomi akan tetap produktif dan masyarakat tetap sehat," pungkas Bambang.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini