Sri Mulyani: RAPBN 2021 Jadi Daya Tahan Ekonomi Indonesia

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 20:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 320 2283926 sri-mulyani-rapbn-2021-jadi-daya-tahan-ekonomi-indonesia-hzfEouNJgd.jpg Sri Mulyani (Foto: Setkab)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2021 bakal menjadi daya tahan ekonomi di tahun depan. Apalagi RUU APBN 2021 sudah mendapat persetujuan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

"Instrumen APBN 2021 diharapkan akan bisa betul- betul jadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya tahan dan memulihkan ekonomi serta kehidupan masyarakat," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (25/9/2020).

Dia merinci pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 5% . Inflasi ditargetkan sebesar 3% , nilai tukar rupiah ditetapkan sebesar Rp14.600 per USD, tingkat suku bunga SBN 10 tahun sebesar 7,29%.

Sementara harga minyak mentah Indonesia (ICP) disepakati sebesar USD45 per barel. Kemudian lifting minyak bumi ditargetkan sebanyak 705 ribu barel per hari dan lifting gas bumi sebanyak 1,007 juta barel setara minyak per hari. Dengan asumsi itu, ekonomi Indonesia bisa pulih.

"Di satu sisi memberikan sinyal kepada masyarakat dunia usaha bahwa kita ingin terus support agar mereka bisa pulih dan bangkit kembali," pungkasnya

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini