Kejar Ekonomi Tumbuh Positif di 2021, Perlu Upaya Keras Dongkrak Pariwisata

Michelle Natalia, Jurnalis · Sabtu 26 September 2020 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 26 320 2284090 kejar-ekonomi-tumbuh-positif-di-2021-perlu-upaya-keras-dongkrak-pariwisata-h6S8C28mJI.jpg Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah berupaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi harus berangkat sebagai kepentingan nasional, dan bukan ego sektoral dari masing-masing Kementerian/Lembaga.

Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memprediksi Ekonomi Indonesia diprediksi minus 1,7% sampai 0,6% pada akhir tahun 2020. Namun kembali tumbuh positif 4,5% hingga 5% di tahun 2021.

 Baca juga: Sri Mulyani Siap Hadapi Resesi Indonesia

"Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak Covid-19. Untuk itu, perlu upaya yang lebih keras untuk mendorong pertumbuhan di sektor ini,” ujar Airlangga di Jakarta, Sabtu (26/9/2020).

Dia melanjutkan penyaluran anggaran PC-PEN menunjukkan tren positif, hingga minggu ini sudah mendekati 40%. Adapun Realokasi anggaran ke program lain yang tingkat penyerapannya lebih lancar, juga akan terus didorong.

 Baca juga: Anak Buah Sri Mulyani: Dampak PSBB Jakarta ke Ekonomi Tak Besar

“Penggunaan anggaran harus tepat sasaran, efektif, dan efisien. Kita juga membahas agar dalam melaksanakan tugas tidak terjebak dalam peraturan yang menyulitkan kinerja kementerian," katanya.

Sebagai informasi, ada 7 Menteri yang melaporkan realisasi anggaran program PC-PEN dalam sesi ini. Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, rekening penerima Bantuan Subsidi Upah yang telah tervalidasi sampai dengan. September 2020 mencapai 12,7 juta.

Program PEN Kementerian Sosial juga berjalan dengan baik, yaitu telah terealisasi sebesar Rp91,4 triliun atau 71% dari total anggaran Rp128,2 triliun. Sementara program Dukungan UMKM sudah terealisasi sebesar 64,5% dari pagu atau sebesar Rp22,6 triliun.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini