Subholding BUMN Ditarget Rampung dalam 2 Tahun, Begini Bocorannya

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 320 2285357 subholding-bumn-ditarget-rampung-dalam-2-tahun-begini-bocorannya-lARRlAGnbX.jpg Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menggodok pembentuk subholding BUMN. Bahkan, ditargetkan dalam waktu 2 tahun ke depan semua rencana subholding sudah terealisasi berdasarkan pemetaan klaster BUMN.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, pihaknya terus melakukan langkah konsolidasi untuk merampungkan target tersebut. Di sektor perbankan, dalam waktu dekat ditargetkan subholding bank syariah akan segera rampung.

Baca Juga: Mungkinkah Superholding BUMN Terbentuk di Tangan Erick Thohir?

"Bank syariah ini lagi proses penggabungan juga, jadi bank syariah yang ada di beberapa perbankan itu akan digabungkan jadi satu bank syariah BUMN, Ini lagi disatukan " ujar Arya dalam Webinar, dikutip Selasa (29/9/2020).

Selain perampungan holding perbankan syariah, Kementerian BUMN juga tengah menggodok subholding di bidang pariwisata dan maskapai penerbangan, perhotelan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, hingga sektor energi dan pertambangan.

Baca Juga: Erick Thohir Bahas Revisi UU BUMN, Singgung PMN hingga Dividen

"Properti dan perhotelan lagi kita hitung. Ini kita temukan, akan dilakukan efisiensi seperti itu. Yang tadi dalam konsep terdekat bank syariah dan perhotelan kita lagi diukur. Untuk pertambangan kita sekarang konsolidasinya sangat kuat dan ini dibawa Mining Industry Indonesia (MIND ID). Dan MIND ID akan jadi, kemudian akan terlepas dari Inalum, dia berdiri sendiri," kata dia.

Untuk sektor pariwisata, Kementerian BUMN sudah membicarakan dengan Presiden Joko Widodo. Karena itu, dalam waktu yang tidak lama ini pembentukan holding BUMN aviasi dan pariwisata akan terealisasi. Hal yang sama pun berlaku bagi Pelindo.

Arya bilang, target 2 tahun untuk merampungkan subholding perseroan plat merah tercatat cukup cepat. Bila Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno membutuhkan waktu 5 tahun untuk membentuk tiga subholding, maka tim di bawah komando Erick Thohir hanya membutuhkan waktu 2 tahun untuk untuk menyelesaikan tugas subholding.

"Ibu Rini saja 5 tahun bentuk tiga subholding, sementara kita saja baru 1 tahun sudah tiga subholding yang kita bentuk. Artinya kecepatan ini tinggi, ini lagi berjalan, klaster lagi berjalan. Seperti klaster farmasi dengan rumah sakit sekarang sudah berjalan. Ini lagi kita buat semua. Akhir tahun ini akan kami beri tahu berapa subholding yang kami bentuk, mudah-mudahan sama dengan 5 tahun kerjanya Ibu Rini untuk subholding," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini