2.030 Pekerja Migas Positif Covid-19, 9 Meninggal Dunia

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 320 2286203 2-030-pekerja-migas-positif-covid-19-9-meninggal-dunia-Rx5yRc2nyJ.jpg Pekerja Migas Positif Covid-19. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan, sebanyak 2.030 pekerja di sektor hulu minyak bumi dan gas (migas) positif terpapar Covid-19.

Dari 2.030 pekerja, sebanyak 1.283 pekerja telah sembuh dan 9 pekerja meninggal dunia.

Baca Juga: Perusahaan Migas AS Ingin Ngebor di Indonesia

"Kami laporkan bahwa kumulatif yang positif Covid-19 ini sebanyak 2.030. Kemudian 1.283 sembuh dan dalam perawatan 738. Ini posisi terakhir 28 September 2020 dan yang meninggal 9 orang. Alhamdulillah, untuk yang meninggal sangat kecil dan perlu disyukuri bersama," ujarnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (30/9/2020).

Dwi melanjutkan, sejak April 2020 telah terjadi penambahan kasus positif Covid-19 yang signifikan terhadap para pekerja hulu migas. Untuk itu SKK Migas akan terus memantau dan melakukan mitigasi terhadap pola dan budaya kerja.

Baca Juga: Cari Migas, RI Berhasil Selesaikan Survei Seismik 2D Terpanjang di Asia

Secara rinci, kasus kematian terjadi di EMP Bentu 2 kasus, CPI 2 kasus, BKHT satu kasus, Bero satu kasus, serta Pertamina EP satu kasus.

"Kalau dilihat total positif yang paling banyak di BAM tapi angka sembuhnya cukup tinggi," tandasnya. 

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini