Duh, Pelaku Usaha Hanya Bisa Bikin Produk tapi Bingung Ngejualnya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 455 2286299 duh-pelaku-usaha-hanya-bisa-bikin-produk-tapi-bingung-ngejualnya-zSsQ5vJvtc.png Sapu Produksi UMKM. (Foto: Okezone.com/Kemendag)

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerja (Kemenaker) kerap menemukan calon wirausaha binaannya yang hanya bisa jadi seorang produsen. Namun sayangn ketika sudah memiliki skil membuat suatu produk, kebingungan dalam menjualnya.

"Ada satu permasalahan ketika kita melatih orang untuk bisa berwirausaha. Tapi pada kondisi menjual barang ini pada kondisi bagaimana? Ini jadi permasalahan sendiri bagi kita," kata Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Kemenaker Suhartono dalam diskusi daring, Rabu (30/9/2020).

Baca Juga: Cara Erick Thohir Dorong UMKM Masuk Pasar Digital

Menurut dia, harus ada sebuah formulasi khusus agar para calon pebisnis itu juga bisa berjualan ketika telah bisa menciptakan sebuah produk.

"Saya pikir ada pendekatan budaya yang harus kita kembangkan. Katakanlah, orang yang biasa berdagang di Jawa adalah teman-teman di Tegal. Dari kecil sudah dilatih untuk berdagang, mungkin kita perlu belajar ke sana, bagaimana dia menjual," katanya.

Baca Juga: 47% UMKM KO pada Ronde Pertama Covid-19

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kerjasama dengan para pemilik-pemilik market place asal Indonesia. Nantinya, diharakan dengan adanya kolaborasi itu dapat menambah skil mereka dalam berdagang.

"Saya pengen kita berkolaborasi bareng (dengan market place). Tidak mungkin dari pemerintah sendiri. Saya perlu kolaboraasi dengan teman-teman platform. Jadi bagaimana kita mungkin market place yang bisa mejaring semuanya, artinya cakupan dunia. Pemerintah sangat mendukung itu. Kita mau polakan ini, bagaimana di era digitalisasi ini kita bikin platform yang pas dengan kita," katanya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini