Makin Banyak Milenial yang Kepincut Investasi Saham

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 622 2286278 makin-banyak-milenial-yang-kepincut-investasi-saham-Xk4BVUs9N0.jpg saham (Shutterstock)

JAKARTA - Minat milenial untuk berinvestasi saat ini sedang tinggi-tingginya. Bahkan, selain sebagai ajang untuk menghasilkan uang, investasi sudah menjadi gaya hidup bagi generasi milenial.

Financial Advisor & Coach Philip Mulyana mengatakan,antusiasme milenial untuk berinvestasi baik itu saham maupun obligasi sangat tinggi. Tujuannya pun macam-macam dari yang level pemula untuk belajar hingga untuk mendiversifikasi uangnya.

 Baca juga: Harga Mobil Baru Bakal Murah Meriah, Hati-Hati Kalau Buat Investasi

"Sekarang ini satu Intensi untuk investasi tinggi banget. Kita bisa saham, obligasi, segala macem. Mereka antusiasnya luar biasa sekali. Dari levelnya dari pemula sampai mereka tujuannya untuk diversifikasi dan sekarang sih banyak banget sih," ujarnya dalam Live Instagram DJPPR Kementerian Keuangan, Rabu (30/9/2020).

Menurut Philip, saat ini instrumen investasi saham yang paling banyak diminati oleh milenial. Biasanya milenial yang mengambil instrumen ini yang sudah paham dengan jenis-jenis dan risiko investasi.

Baca juga:  Investor Korsel Pilih Indonesia karena Upah Murah?

"Karena kebanyakan masih milenial artinya masih umur 25-35 tahun masih produktif-produktifnya mereka masih suka yang saham," jelasnya.

Sementara bagi investor pemula yang baru belajar juga sudah mulai berani untuk ke saham. Namun yang membedakan adalah instrumen investasi yang dipilihnya berupa reksa dana yang mana risikonya relatif lebih aman.

 Baca juga: 12 Perusahaan Asing Masuk RI, Menperin: Kami Siap Kawal

"Tapi enggak menutup kemungkinan juga ada beberapa umurnya segitu mereka saham tapi ada juga yang masih pemula bingung meraba-raba mereka reksa dana oke," jelasnya.

Selain saham lanjut Philip, para milenial juga mulai tertarik untuk membeli Surat Utang Negara (SUN). Misalnya saja ketika pemerintah melaunching Obligasi Ritel Indonesia seri 017 (ORI017) cukup banyak yang berminat untuk membelinya.

"Terakhir ORI17 banyak. ORI18 juga banyak. Karena baru keluar kuponya kemarin," kata Philip.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini