Menurut Philip, saat ini instrumen investasi saham yang paling banyak diminati oleh milenial. Biasanya milenial yang mengambil instrumen ini yang sudah paham dengan jenis-jenis dan risiko investasi.
Baca juga: Investor Korsel Pilih Indonesia karena Upah Murah?
"Karena kebanyakan masih milenial artinya masih umur 25-35 tahun masih produktif-produktifnya mereka masih suka yang saham," jelasnya.
Sementara bagi investor pemula yang baru belajar juga sudah mulai berani untuk ke saham. Namun yang membedakan adalah instrumen investasi yang dipilihnya berupa reksa dana yang mana risikonya relatif lebih aman.