Tingkatkan Daya Beli, PNS Diwajibkan Pakai Batik

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 13:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 320 2287306 tingkatkan-daya-beli-pns-diwajibkan-pakai-batik-THVJPENNIR.jpg Batik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar kebijakan mengenakan batik selama satu bulan penuh sejak 25 September hingga 25 Oktober. Hal itu untuk memperingati Hari Bbatik Nasional 2 Oktober.

Menteri Desa dan PDTT Abdul Halim Iskandar menyebut, dengan adanya kampanye penggunaan batik selama satu bulan akan meningkatkan daya beli terhadap warisan budaya Indonesia tersebut.

Baca Juga: Cerita Pembatik Asal Solo, Mulai Kejayaan hingga Terhantam Corona

"Jadi beberapa waktu lalu sempat mengalami penurunan penjualan batik karena pandemi Covid-19. Dan mudah-mudahan meningkatkan daya beli dan produksi batik, kita dorong itu," ujar dia dalam telekonferensi, Jumat (2/10/2020).

Dia juga menjelaskan, pemakaian batik yang dimaksud tidak hanya dalam bentuk pakaian saja. Akan tetapi seluruh mobil dinas di Kementerian Desa PDTT akan disisipkan motif batik.

Baca Juga:  Jelang Resesi, Yuk Bikin Usaha agar Tak Cuma Andalkan Gaji

"Lalu dinding-dindingnya dihiasi batik yang bagus dan mobil-mobil pejabat di Kementerian Desa juga dihiasi batik," jelas dia.

Kemudian, lanjut dia, batik yang tertempel di mobil dinas Kemendes PDTT akan memiliki barcode. Hal itu, agar warga bisa mengetahui identitas batik tersebut. Seperti motif, asal usul batik, dan sejarah batik tersebut.

"Kuta sedang menyusun semuanya. Maka itu, tidak hanya dari motifnya," tandas dia.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini