8 Fakta Tol Manado-Bitung, Terpanjang di Sulut hingga Tarik Investasi

Giri Hartomo, Jurnalis · Minggu 04 Oktober 2020 09:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 03 320 2287881 8-fakta-tol-manado-bitung-terpanjang-di-sulut-hingga-tarik-investasi-4C4pAqKLfy.png Jokowi Resmikan Tol Manado-Danowudu (Foto: Youtube Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan ruas tol Manado-Danowudu sepanjang 26 kilometer (KM). Ruas tol ini merupakan bagian dari jalan tol Manado-Bitung yang memiliki panjang 39 kilometer. Hal ini juga menjadi tol pertama dan terpanjang di Sulawesi Utara (Sulut).

"Dengan mengucap Bismillah, tol Manado-Bitung, ruas Manado-Danowudu saya resmikan hari ini," ucap Presiden Joko Widodo dalam acara peresmian tol lewat video conference, beberapa waktu lalu.

Pengerjaannya terdiri 2 seksi, yaitu Seksi 1 (14 km) dibiayai oleh dana APBN dan dana pinjaman dari Pemerintah China. Adapun total biaya yang dibutuhkan untuk membangun jalan tol ini adalah Rp6,19 triliun.

Seksi 2 (25 km) dibiayai oleh investor PT Jasamarga Manado Bitung. Saat beroperasi penuh, jalan tol ini akan memangkas waktu perjalanan dari Manado-Bitung, yang sebelumnya diperlukan waktu 1 jam-1,5 jam menjadi 40 menit-50 menit.

Baca Juga: Terpanjang di Sulawesi Utara, Tol Manado-Bitung Telan Biaya Rp5,12 Triliun 

Ada sejumlah fakta menarik dari jalan tol Manado-Danowudu. Seperti dirangkum Okezone, Minggu (4/10/2020), berikut faktanya:

 

1. Diresmikan Jokowi

Peresmian jalan tol di Sulawesi Utara ini dilakukan langsung oleh Presiden Jokowi. Namun Jokowi tidak bisa hadir langsung oleh karena itu peresmian dilakukan lewat video conference.

 

2. Persingkat Waktu Tempuh

Dengan adanya jalan tol ini diharapkan bisa memudahkan akses transportasi masyarakat. Karena jalan tol ini bisa memangkas waktu tempuh dari yang semula 90 menit menjadi 30 menit saja.

 

3. Dekat dengan Bandara, Cuma 12 Menit

Adanya jalan tol ini juga diharapkan bisa menarik minat turis untuk datang. Apalagi letak Gerbang Tol-nya sangat dekat dengan Bandara Sam Ratulangi.

Bagaimana tidak, jarak bandara ke jalan tol hanya sekitar 9 kilometer saja. Sementara jika dibedah berdasarkan waktu tempuh, dari bandara ke jalan tol hanya sekitar 12 menit saja.


4. Cost Logistik Lebih Efisien

Dengan adanya jalan tol ini diharapkan bisa memangkas biaya logistik. Mengingat jalan tol ini terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus Bitung dan terhubung dengan Pelabuhan Internasional Bitung.

 

5. Potensi Pariwisata hingga Industri Perikanan Bisa Berkembang

Jalan tol ini menjadi salah satu infrastruktur yang sangat dibutuhkan untuk mendongkrak perekonomian Sulawesi Utara. Karena selain memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bitung, potensi ekonomi lainnya di Sulawesi Utara juga cukup banyak.

Misalnya adalah potensi pariwisata di kawasan pariwisata Bitung yang juga dipermudah dengan adanya akses ke Pulau Lembeh. Selain itu, industri lainya seperti perikanan hingga pertanian juga diharapkan bisa meningkat.

6. Jokowi Kasih PR Gubernur Sulawesi Utara Tarik Investasi

Potensi perekonomian yang sangat besar hingga akses infrastruktur dan transportasi yang lengkap harus bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Sulawesi Utara. Sebab Sulawesi Utara banyak sekali industri yang berkembang selain memang ada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bitung.

Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo pun memberikan tugas kepada Gubernur Sulawesi Utara untuk menarik investasi sebanyak-banyaknya. Sehingga, ekonomi Sulut bisa tumbuh dan lari kencang khususnya ketika pandemi virus corona (covid-19) ini berakhir.


7. Jadi Jalan Tol Terpanjang di Sulawesi Utara

Jalan Tol Manado-Bitung akan menjadi jalan tol terpanjang di Sulawesi. Adapun panjangnya yakni sekitar 39 kilometer.

Status itu didapat usai mengalahkan panjang ruas tol yang telah terbangun sebelumnya di Sulawesi yakni Kawasan Industri Makassar ke Bandara Sultan Hasanuddin sepanjang 11,5 Km

8. Jalan Tol Manado Bitung Gratis Dua Minggu

Usai diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, masyarakat bisa menggunakan jalan tol ini secara cuma-cuma alias gratis selama dua pekan. Namun, dirinya mengingatkan agar masyarakat juga tetap memperhatikan keselamatan.

Karena biasanya setelah jalan tol diresmikan, ada euforia, ini yang bahaya. Sosialisasi dua minggu ini untuk menyiapkan perilaku berkendara masyarakat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini