Sementara itu, diagnosis Covid-19 pada Presiden Trump menambah ketidakpastian ekonomi dan pemilihan presiden AS pada 3 November. Hal ini pun sangat berarti bagi greenback.
Baca Juga: 8 Jenis Vaksin Covid-19 Masuk Uji Klinis Tahap III
“Tidak ada konsensus yang jelas tentang bagaimana dolar harus diperdagangkan pada tingkat ketidakpastian politik seperti ini di AS,” kata Ahli Strategi FX Senior Rabobank Jane Foley.
Euro naik 0,50% menjadi USD1,1774 atau level tertinggi sejak 21 September. Dolar Australia naik 0,17% menjadi USD0,7174. Sterling naik 0,35% menjadi USD1,2976.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.