PONOROGO - Seorang tukang las beralih profesi menjadi penjual bakso di Ponorogo. Dengan variasi bakso sumsum iga, super jumbo, dan ukuran yang super besar, menjadikan para pengunjung puas menikmati hidangan tersebut.
Pandemi Covid-19 yang membuat order las listrik sepi menjadikan sebuah bengkel las dirombak sebagai warung bakso. Meski terbilang baru, namun warung ini sudah ramai pembeli.
Baca Juga: Tanaman Hias Lagi Ngetren, Penjualan Bonsai Serut Naik 50%
Diketahui, dalam sehari omzet bahkan bisa mencapai Rp3 juta. Di waktu siang maupun sore hari, warung ini pun ramai diserbu oleh pembeli.
Warga tertarik karna warung bakso yang menyediakan menu unik dan bervariasi, seperti bakso sumsum iga sapi super jumbo, dengan tulang iga sapi super besar yang sudah direbus hingga lunak dagingnya, serta kenikmatan sumsum yang terdapat di dalam tulang.
Baca Juga: Penjualan Turun, Pengusaha Kain Songket Turunkan Harga Jualnya
Cara menikmati sumsum pun harus dengan menggunakan sedotan. Saat disedot, pengunjung akan menikmati sensasi rasa gurih dari sumsumnya. Selain itu, pengunjung dapat dengan puas mengiris daging lunak di antara tulang iga dengan ukuran yang sangat besar.
Selain ramai pembeli yang berdatangan langsung, banyak pula pemesan bakso secara online. Setelah tiga bulan dari pengubahan bengkel las menjadi warung bakso, warung pun kian ramai.