Ingin Diterima Kerja saat Badai PHK, Begini Caranya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 320 2289990 ingin-diterima-kerja-saat-badai-phk-begini-caranya-T9E8Djuici.jpg Jutaan Orang Mencari Pekerjaan Saat Ini. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melanda Indonesia akibat tekanan ekonomi dari pandemi Covid-19. Hal ini pun berdampak pada lonjakan pencari kerja di Tanah Air.

Country Manager Jobstreet Indonesia Faridah Lim menyebut, selama periode April hingga Juni 2020 tercatat 300 juta lebih orang melakukan pencarian kerja. Hal ini merupakan dampak dari adanya gelombang PHK akibat tak kuat menahan tekanan ekonomi akibat Covid-19.

Baca Juga: Badai PHK, Ada 300 Juta Pencari Kerja

"Ada lebih banyak pencarian kerja di Indonesia saat ini. Periode April-Juni 2020, 300 juta lebih ini meningkat 11% dibanding tahun sebelumnya," kata Faridah dalam diskusi virtual, Rabu (7/10/2020).

Meski begitu, masih terdapat beberapa perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan di tengah pandemi ini. Tercatat ada lima sektor industri, yaitu manufaktur atau produksi, general trading, perbankan, ritel dan informasi teknologi.

Baca Juga: Kirim Lamaran Kerja via Email, Begini Etikanya

Lalu bagaimana tipsnya agar para pencari kerja itu bisa diterima di perusahaan saat pandemi ini? Salah satu siasatnya adalah mereka harus mengembangkan diri untuk bertransformasi teknologi.

"Satu contoh paling sederhana adalah pada saat menghubungi pencari kerja atau interview, sekarang dilakukan melalui teknologi. Dan saya melihat banyak sekali pencari kerja begitu dihubungi atau interview, mereka masih kesulitan. Mereka mengatakan bahwa aduh saya tidak punya Zoom atau Skype. Sehingga ini menyulitkan perusahaan untuk melakukan proses interview," ujarnya.

Menurut dia, apabila mereka malas untuk mengikuti kemajuan teknologi, maka jangan berharap untuk mendapatkan pekerjaan kembali.

"Dan saya melihat banyak sekali pencari kerja begitu dihubungi atau interview, mereka masih kesulitan. Mereka mengatakan bahwa aduh saya tidak punya Zoom atau Skype. Sehingga ini menyulitkan perusahaan untuk melakukan proses interview," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini