Share

Saham Bank Permata Meroket 24,56%, Pasca-Integrasi dengan Bangkok Bank

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 12 Oktober 2020 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 12 278 2292344 saham-bank-permata-meroket-24-56-pasca-integrasi-dengan-bangkok-bank-u2H1zgQmiN.jpg Saham (Shutterstock)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan persetujuan prinsip untuk rencana integrasi PT Bank Permata Tbk (BNLI) atau PermataBank dengan Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia. Di mana realisasi rencana integrasi tersebut ditargetkan akan diselesaikan pada Desember 2020.

Hal ini tampaknya membuat harga saham BNLI melonjak tinggi. Dari pantauan Okezone, Jakarta, Senin (12/10/2020), saham BNLI ditutup menguat Rp485 atau 24,56% ke Rp2.460.

 Baca juga: Diakuisisi Bank Bangkok, Permata Langsung Ganti Komisaris Utama

Kenaikan tersebut membuat saham Bank Permata menjadi top gainers ketiga hari ini. Adapun volume perdagangan mencapai 7,9 juta dengan nilai transaksi Rp19,19 miliar.

Sebelumnya, Sejalan dengan persetujuan yang diberikan oleh OJK kepada Bangkok Bank Public Company Limited terkait rencana akuisisi 89,12% kepemilikan saham atas PermataBank yang telah diselesaikan pada tanggal 20 Mei 2020, OJK mensyaratkan untuk mendukung kebijakan konsolidasi perbankan di Indonesia dengan melakukan integrasi PermataBank dengan Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia.

 Baca juga: Integrasi dengan Bangkok Bank, Bank Permata Naik Kasta Jadi BUKU IV

Integrasi ini akan memberikan dampak positif dan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan tidak hanya bagi karyawan, nasabah dan masyarakat tetapi juga akan memperkuat industri perbankan di Tanah Air, membuat PermataBank memenuhi persyaratan regulasi untuk menjadi salah satu bank BUKU IV di Indonesia dengan total modal lebih dari Rp30 triliun dan rasio modal lebih dari 30%.

Penyelesaian rencana integrasi akan ditandai dengan pengalihan aset berkualitas baik dan liabilitas tertentu Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia secara hukum kepada PermataBank, dan selanjutnya dilakukan pencabutan izin usaha Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia dalam waktu dua tahun sejak tanggal efektif Integrasi.

 Baca juga: Bangkok Bank Akuisisi 89,1% Saham Bank Permata Rp37 Triliun

Integrasi ini menyatukan kekuatan Bangkok Bank, salah satu bank terdiversifikasi di Asia yang telah hadir di Indonesia selama 52 tahun dengan PermataBank, salah satu dari 15 Bank terbesar di Indonesia.

Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu untuk menjadi mitra terpercaya bagi nasabah dan seluruh pemangku kepentingan, atau seperti yang disampaikan dalam bahasa Thai “puen koo kit mit koo baan”.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini