JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan persetujuan prinsip untuk rencana integrasi PT Bank Permata Tbk (BNLI) atau PermataBank dengan Bangkok Bank Kantor Cabang Indonesia. Di mana realisasi rencana integrasi tersebut ditargetkan akan diselesaikan pada Desember 2020.
Hal ini tampaknya membuat harga saham BNLI melonjak tinggi. Dari pantauan Okezone, Jakarta, Senin (12/10/2020), saham BNLI ditutup menguat Rp485 atau 24,56% ke Rp2.460.
Baca juga: Diakuisisi Bank Bangkok, Permata Langsung Ganti Komisaris Utama
Kenaikan tersebut membuat saham Bank Permata menjadi top gainers ketiga hari ini. Adapun volume perdagangan mencapai 7,9 juta dengan nilai transaksi Rp19,19 miliar.